SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Timur menggelar Workshop Statistik Sektoral seri ke-4 bertema “From Data to Information” Rabu (21/5/2025), guna meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang literasi data melalui pemanfaatan open data yang disediakan gratis oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kepala Bidang Data dan Statistik Kominfo Jatim, Imam Fahamsyah, mewakili Kepala Dinas Kominfo Jatim, menekankan pentingnya mengolah data pemerintah menjadi informasi yang bermanfaat, bukan sekadar angka. “Kami menyediakan ribuan data yang bisa diakses tanpa login. Namun, data ini hanya bermakna jika dimanfaatkan dengan baik,” kata Imam.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya kerja sama dengan akademisi agar open data dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk karya ilmiah, tugas akhir, dan penelitian. Workshop ini mendukung prioritas pembangunan SDM dan program Transformasi Desa Digital melalui pemanfaatan teknologi dan data terbuka.
Kominfo Jatim telah bekerja sama dengan OPN, Sikosa AWS, Universitas Airlangga, serta kini memperluas kolaborasi dengan ITS dan UNESA. “Sejak tiga tahun lalu, mahasiswa ITS telah mengikuti Magang Statistik di berbagai perangkat daerah. Tahun lalu, 22 mahasiswa ditempatkan di 11 instansi untuk memberikan rekomendasi berbasis statistik,” ungkap Imam.
Dalam sesi materi, Nuzul Fauzan Mustova, perwakilan dari Inixindo, memberikan paparan mengenai teknik visualisasi data dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI). Mahasiswa dari ITS dan UNESA tampak antusias mengikuti sesi ini, yang dibuktikan dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan saat sesi tanya jawab.
Nuzul memaparkan materi secara runtut, bahkan menunjukkan langkah demi langkah pembuatan visualisasi data secara langsung di layar. Materi yang disampaikan dinilai sangat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan akademik saat ini. Sebagai penutup, panitia mengadakan sesi kuis interaktif menggunakan platform Quizizz dengan 12 pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan. Tiga peserta dengan skor tertinggi mendapatkan hadiah, begitu pula para penanya aktif selama sesi diskusi. (nsr/kap/hjr)
Dinas KOMINFO JATIM






