MADIUN, Nusantaraabadinews com – Kebakaran melanda lahan tebu milik warga di Desa Gunungsari, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (29/8/2026) malam. Kobaran api membakar lahan seluas kurang lebih 3,5 hektare dan sempat mengancam tanaman tebu di sekitar lokasi.
Mendapat laporan mengenai kebakaran tersebut, Sertu Joko Waluyo selaku Babinsa Desa Gunungsari, Koramil 0803-02/Madiun, bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun langsung bergerak menuju lokasi.
Petugas kemudian melakukan pemadaman dan pengendalian api untuk mencegah kobaran merambat ke area pertanian maupun lingkungan permukiman warga di sekitar lokasi.
Dengan peralatan pemadaman yang tersedia, Babinsa bersama petugas Damkar berjibaku mengendalikan kobaran hingga api berhasil dipadamkan dan situasi dapat dikendalikan.

Pemilik lahan yang terbakar diketahui bernama Suroyo (58), warga setempat. Kebakaran yang terjadi pada malam hari tersebut menjadi perhatian karena kondisi lahan yang kering dapat membuat api lebih cepat menjalar.
Selain membantu proses pemadaman, Sertu Joko Waluyo turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan.
“Kami mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama membakar sampah atau sisa tanaman di dekat lahan. Jika melihat tanda-tanda kebakaran, segera laporkan agar dapat ditangani sebelum api meluas,” ujar Sertu Joko.
Kebakaran lahan menjadi ancaman serius bagi kawasan pertanian, terutama ketika kondisi lingkungan relatif kering. Api yang semula kecil dapat dengan cepat membesar dan merambat apabila tidak segera ditangani.
Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun sisa tanaman di sekitar lahan pertanian. Kewaspadaan dan laporan cepat dari warga dinilai penting untuk mempercepat penanganan apabila muncul titik api.
Respons cepat Babinsa bersama petugas Damkar Kabupaten Madiun dalam kejadian tersebut menjadi langkah penting untuk mengendalikan kebakaran sekaligus mencegah kobaran api meluas dan mengancam lahan pertanian serta lingkungan masyarakat.






