MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Bertempat di pendopo muda graha kabupaten Madiun, Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil Kabupaten Madiun mengada kan Launcing Aplikasi senopati
Senen,2 juni 2025.
Kegiatan di buka langsung oleh Bupati Madiun Hari wuryanto beserta Wakil Bupati Purnomo hadi dan di dampingi kepala Dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten madiun Sigit Budiarto S.Sos.M.Si ,di hadiri OPD terkait , Muspika dan kepala Desa se Kabupaten Madiun.
Aplikasi Senopati adalah program layanan administrasi kependudukan yang di luncurkan oleh Dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Dukcapil) Kabupaten Madiun.
Program ini bertujuan untuk memberikan kemudahaan bagi masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan.
Sistem online pelayanan kependudukan terintegrasi merupakan sistem yang mengabungkan berbagai layanan kependudukan dalam satu platform digital,memudahkan masyarakat dalam mengurus adminitrasi kependudukan.
sistem ini biasanya meliputi fitur seperti pengajuan online, pantauan status, bahkan bisa menyertakan identitas digital.
Bupati Madiun Hari wuryanto memberikan apresiasi nya Kepada kepala Dukcapil kabupaten Madiun, untuk terus berkarya dan berinovasi semua demi memudahkan layanan untuk masyarakat.
Tidak hanya berisi menu data keluarga dan dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga dan KTP digital, aplikasi identitas kependudukan digital juga sudah terintegrasi dengan lembaga pemerintahan lainnya. Beberapa diantaranya adalah kementrian Kesehatan, Kementrian Keuangan, BKN, KPU dan BPJS Kesehatan.
Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun Sigit Budiarto .S.Sos. M.Si, mengungkapkan “dengan adanya kepemilikan Identitas Kependudukan Digital pada setiap warga maka akan memudahkan mereka dalam mobilitasnya yang semakin padat dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencatatan.”
Didalam aplikasi identitas kependudukan digital (IKD) itu sudah dilengkapi dengan Kartu Indonesia Sehat, Kartu NPWP, Sertifikat Vaksin, Kartu ASN Sampai dengan Kartu Pemilih KPU. sehingga dengan adanya aplikasi Senopati maka dapat kita ketahui identitas semua warga.
Pada segi keamanan, aplikasi identitas kependudukan digital sudah dilengkapi fitur pencegahan tangkap layar (screencapture), selain itu dalam berbagi QR Code juga di berikan Batasan waktu 90 detik saja, jika lebih dari waktu tersebut maka tidak bisa digunakan kembali. Sehingga dapat menghindari dari kegiatan penyalahgunaan informasi. (Tia/Merry)






