Tingkatkan Kapasitas Analisa Data, Diskominfo Jatim Beri Workshop Statistik Sektoral Bagi Mahasiswa

  • Whatsapp
Screenshot 20250624 014615 Chrome

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (Diskominfo Jatim) menggelar kegiatan Workshop Statistik Sektoral yang kali ini menyasar para mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), di Lt.4 Ruang Anjasmoro, Kantor Dinas Kominfo Jatim, Surabaya, pada Senin (23/6/2025). Kegiatan yang bertajuk ‘From Data to Insight’ ini merupakan bagian dari program Jawa Timur Cerdas Digital (Jatim CERDIG) untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam mengakses dan menganalisis data terbuka Jawa Timur guna mendukung penelitian dan inovasi.

Dengan diikuti sejumlah 100 peserta yang terdiri dari 50 orang mahasiswa UINSA, 50 orang mahasiswa UNUSA kegiatan ini menghadirkan dua orang pemateri, yakni Ketua Tim Kerja Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Penyelenggaraan Statistik Sektoral Dinas Kominfo Jatim Satriyo Wahyudi yang menyampaikan materi tentang Pemanfaatan Portal Open Data Pemerintah Jawa Timur, serta Praktisi Informatika dan Multimedia, Ali Azyumardi yang menyampaikan materi tentang Analisis Sentimen Pemanfaatan Open Data Jatim menjadi Insight dengan Menggunakan Metode Machine Learning (ML).

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Data dan Statistik (Kabid Dastik) Diskominfo Jatim, Imam Fahamsyah, mewakili Kepala Dinas Kominfo Jatim. Dalan sambutannya, Imam menyampaikan, kegiatan ini mendukung visi Asta Cita keempat presiden dan program Nawa Bhakti Satya milik Gubernur Jawa Timur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, yaitu Jatim Cerdas yang memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan pelayanan dan akses pendidikan untuk semua.

“Upaya education for all yang berkualitas, merata dan berkeadilan. Dalam hal ini kami Dinas Kominko Provinsi Jawa Timur Mendukung melalui program CERDIG atau Cerdas Digital melalui kegiatan semacam ini. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan akademisi untuk membangun ekosistem data yang inklusif dan berkelanjutan serta mendorong lahirnya generasi digital yang mampu menjawab tantangan masa depan,” jelas Imam.

Ia mengungkapkan, kegiatan CERDIG yang berupa workshop statistik sektoral ini sudah dilaksanakan empat kali. “Sehingga kali ini merupakan workshop statistik sektoral yang kelima kalinya diadakan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini pula, kata Imam, bisa dijadikan suatu kesempatan bagi para mahasiswa untuk mengenal apa saja data yang ada di Provinsi Jawa Timur. Nantinya diharapkan data-data ini bisa menunjang kegiatan akademis yang ada di kampus-kampus.

Adapun macam-macam data di Jawa Timur, Imam menyebutkan, Jatim Data-Centric yang menjadikan data sebagai aset utama perencanaan dan pengambilan keputusan di provinsi, kemudian ada Satu Data Jatim, yang mewujudkan sistem data terintegrasi antar Perangkat Daerah.

“Open Data Jatim, dan Satu Peta Jatim atau MAJAPETA yang merupakan integrasi data geospasial untuk mendukung pembangunan yang efisien dan tepat sasaran. Dan terakhir, untuk menganalisa seluruh data tersebuta dilakukan emanfaatan teknologi modern Big Data Analytics dan Artificial Intelligence atau AI untuk analisis data prediktif dan mendalam,” sebut Imam.

Ia menegaskan, data adalah suatu yang berharga dan berpotensi untuk dikembangkan kelak menjadi ladang pekerjaan bagi generasi penerus bangsa. Sehingga, workshop ini diharapkan dapat mengedukasi para mahasiswa untuk menyiapkan kapasitas sumber daya tersebut supaya lebih mumpuni menghadapi tantangan persaingan mendatang. (vin/s)

Dinas KOMINFO JATIM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *