Mejayan Gelar Pembinaan Kerukunan Antar Perguruan Silat Jaga Harmoni jelang Suroan

  • Whatsapp
Img 20250625 Wa0051

MEJAYAN, MADIUN – Dalam upaya menjaga kondusifitas dan kerukunan menjelang peringatan Suroan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, menggelar acara pembinaan kerukunan antar perguruan bela diri. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Mejayan pada Selasa, 24 Juni 2025, ini merupakan wujud sinergitas Tiga Pilar (Pemerintah, TNI, Polri) dalam mewujudkan Kabupaten Madiun Bersahaja (Bersih, Sehat, Sejahtera).

Acara tersebut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Mejayan, Danramil ,para pengurus perguruan pencak silat di wilayah Mejayan, tokoh masyarakat, dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Mejayan. Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama untuk menciptakan suasana harmonis antar perguruan pencak silat, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara perguruan, pemerintah, dan masyarakat.

Suroan Bukan Lagi Momok, Tapi Momen Sejahtera
Plt. Camat Mejayan, Yohanes Cahyono, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif bagi masyarakat. Ia berharap momen Suroan, yang selama ini kerap dianggap “horor” oleh sebagian masyarakat, bisa bertransformasi menjadi momen yang menyejahterakan.

Img 20250625 Wa0053“Kita punya keistimewaan, Mejayan yang berada di kota harus bisa memberikan manfaat, termasuk masyarakatnya bisa mendapatkan manfaat. Kalau selama ini Suroan menjadi waktu yang horor, kita harap ke depan dengan momen ini kita bisa ‘menyentuh’ ketua-ketua perguruan, para kades, untuk bisa memanfaatkan momen Suroan menjadi momen yang mensejahterakan masyarakatnya,” jelas Yohanes.

Yohanes menambahkan, dengan terjalinnya kerukunan, masyarakat tidak perlu lagi takut membuka toko atau beraktivitas meskipun ada kegiatan ramai dari perguruan mana pun. Hal ini diharapkan akan membawa manfaat luar biasa bagi warga Mejayan khususnya.

Img 20250625 Wa0052“Selaku tuan rumah yang baik, kami akan mengundang kehadiran dari banyak pihak atau daerah-daerah lain untuk berkunjung ke Kabupaten Madiun selaku kampung silat Indonesia. Ini bisa menjadi rujukan bagi orang yang ingin belajar, mengerti sejarah tentang silat, dan sebagainya,” tuturnya. Ia juga menegaskan bahwa pertemuan antar perguruan menjelang Suroan ini sudah menjadi agenda rutin.

Keamanan Kondusif dan Penindakan Tegas
Senada dengan Yohanes, Kapolsek Mejayan Kompol Muslich Bawani SH .menyatakan bahwa keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Mejayan secara umum aman dan kondusif. Ia menekankan pentingnya menjaga situasi ini agar tidak terjadi pertikaian atau konflik antar perguruan. “Alhamdulillah sampai saat ini masih aman,” ujarnya.

Terkait penanganan knalpot brong dan minuman keras (miras) yang kerap menjadi pemicu keributan, Kompol Muslich menegaskan bahwa ini sudah menjadi atensi tinggi dan merupakan pelanggaran hukum. “Selama ini kami sudah menertibkan penjual-penjual minuman keras, baik itu peminumnya maupun penjualnya. Begitu juga untuk penertiban kendaraan knalpot brong yang cukup membuat keresahan masyarakat, sudah kami laksanakan beberapa operasi yang hasilnya cukup lumayan,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan represif ini dapat menjadi pelajaran dan memberikan efek positif bagi mereka yang berniat melanggar hukum.

Himbauan untuk Pemuda Cerdas
Kapolsek Mejayan juga menyampaikan imbauan khusus bagi para pemuda di Kecamatan Mejayan. “Mari kita sebagai pemuda, sebagai generasi penerus bangsa, kita harus cerdas. Cerdas dalam arti, mana yang baik mana yang positif, mari kita kembangkan. Jangan menjadi momok atau pemicu sumber konflik,” pesannya.

Ia mengajak pemuda untuk bijak dalam bertindak, baik di media sosial maupun secara langsung, demi terciptanya Mejayan yang aman dan damai.(Tia herda)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *