RAKORDA Bangga Kencana Jatim: Strategi “Quick Win” BKKBN Menuju Indonesia Emas 2045 Dimatangkan

  • Whatsapp
Img 20250717 Wa0135
"RAKORDA BKKBN Jatim 2025 di Malang, Arumi Bachsin dan Dra. Maria Ernawati Paparkan Strategi Quick Win Menuju Indonesia Emas 2045"

MALANG RAYA, Nusantaraabadinews.com – Komitmen Provinsi Jawa Timur dalam mendukung pembangunan kualitas keluarga dan SDM unggul kembali ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Program Bangga Kencana yang digelar oleh BKKBN Provinsi Jawa Timur di Malang Raya. Dengan mengusung tema strategis “Quick Win untuk Indonesia Emas 2045”, forum ini menjadi ajang konsolidasi penting bagi 38 kabupaten/kota dalam menyongsong bonus demografi dan penguatan ketahanan keluarga.Kamis, (17/07/2025).

Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Dra. Maria Ernawati, menyampaikan bahwa RAKORDA kali ini dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu Pra-RAKORDA dan RAKORDA, guna merumuskan strategi implementasi lima program unggulan “Quick Win” BKKBN secara terarah dan sesuai karakteristik wilayah.

Bacaan Lainnya
Img 20250717 Wa0135
“RAKORDA BKKBN Jatim 2025 di Malang, Arumi Bachsin dan Dra. Maria Ernawati Paparkan Strategi Quick Win Menuju Indonesia Emas 2045”

“Kita diskusikan dengan 38 kabupaten/kota, karena masing-masing daerah punya strategi sendiri. Tapi paling tidak, ada panduan dari kami agar mereka bisa menyesuaikan dengan kondisi lokal,” ujar Dra. Maria Ernawati.

RAKORDA turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, Kepala DP3AK Provinsi Jatim, perwakilan Bappeda, Ketua LPA Jatim, Koalisi Kependudukan Indonesia Jatim, OPD KB kabupaten/kota, hingga mitra strategis BKKBN dari berbagai sektor.

BKKBN Jatim juga memberikan penghargaan kepada daerah dan institusi yang dinilai berhasil dalam pelaksanaan program Bangga Kencana 2025. Di antaranya:

Juara Sekolah Siaga Kependudukan (SSK):

Jenjang SD: SDN Tamansari 1 Bondowoso

Jenjang SMP: MTsN 3 Malang

Jenjang SMA: SMAN 19 Surabaya

Kampung Keluarga Berkualitas Terbaik:

Kategori Kabupaten: Magetan

Kategori Kota: Madiun

Rumah DataKu Digital Terbaik: Rejomulyo, Kota Madiun

Rumah DataKu Konvensional Terbaik: Desa Depok, Trenggalek

Dalam pemaparannya, Arumi Bachsin menegaskan bahwa keluarga tetap menjadi unit strategis dalam pembangunan bangsa. Ia menekankan peran aktif masyarakat dalam 10 program pokok PKK yang hingga saat ini masih relevan dalam menjawab tantangan sosial.

“Tugasnya banyak sekali. Salah satunya adalah penggerakan peran serta masyarakat, dan pengendalian terhadap 10 program pokok PKK. Dari dulu sampai sekarang esensinya tidak berubah, karena memang masih sangat relevan sampai detik ini,” kata Arumi.

Ia juga mengapresiasi capaian penurunan angka stunting di Jawa Timur yang kini berada di angka 14,7%, jauh menurun dari sebelumnya 23%.

“Ini capaian kita semua. Ketika saya bergabung, angka stunting masih di 23 persen. Sekarang kita berhasil tekan hingga 14,7%. Ini bukan kerja individu, melainkan gerak bersama semua elemen, termasuk BKKBN,” tegasnya.

Program Quick Win yang difokuskan dalam RAKORDA ini mencakup lima inisiatif utama yang dirancang untuk meningkatkan kualitas SDM dan ketahanan keluarga:

GENTING – Gerakan Orang Tua Cegah Stunting melalui peran orang tua asuh 1000 HPK

GATI – Gerakan Ayah Teladan Indonesia, membangun peran ayah dalam pengasuhan

TAMASYA – Taman Asuh Sayang Anak sebagai ruang pengasuhan berkualitas

SIDAYA – Lansia Berdaya untuk mengoptimalkan populasi lanjut usia

SUPER APPS – Aplikasi digital keluarga sebagai solusi teknologi untuk pemantauan dan edukasi

Menanggapi isu tren childfree di kalangan muda, Dra. Maria menyebut fenomena ini masih rendah, hanya sekitar 1,3%. Namun tetap perlu diantisipasi melalui edukasi massif.

“Kita akan memberikan edukasi dan sosialisasi secara masif melalui media, komunitas, dan gerakan generasi muda agar mereka memahami pentingnya perencanaan keluarga dan pembangunan SDM menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Dalam penutupan RAKORDA, Arumi kembali menegaskan bahwa keberhasilan program bukan hanya soal strategi makro, tetapi pada kekuatan mikro yang tumbuh dari desa.

“Kita percaya dengan orang-orang di lapangan. Mereka yang tahu tantangan mikro di desanya masing-masing. Pendekatan yang personal dan budaya lokal inilah yang jadi kunci keberhasilan Jawa Timur,” tutupnya.

RAKORDA Bangga Kencana ini menjadi langkah nyata BKKBN Jatim dalam memperkuat sinergi seluruh pihak, demi membangun fondasi keluarga tangguh dan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.(R1F)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *