FMIPA UNESA Beri Pelatihan Pengendalian Mutu Yoghurt Berstandar di Kota Batu, Dorong Kemandirian Ekonomi Lokal

  • Whatsapp
Img 20250720 Wa0096

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com –
Program Studi S1 Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) di Kota Batu.

Kegiatan bertajuk “Pelatihan Pengendalian Mutu Produk Fermentasi Susu Sapi (Yoghurt) bagi Kelompok Dusun Brau, Kota Batu” ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam memproduksi yoghurt berkualitas, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi lokal.

Pelaksanaan kegiatan PkM yang memasuki hari ketiga ini diketuai Dr. Indah Ardiningsih, S.Si, M.Sc., dan merupakan hasil kolaborasi Program Studi S1 Kimia UNESA dengan Koperasi Margo Makmur Mandiri.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi positif antara dunia akademis dan sektor koperasi dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

“Acara semacam ini selalu dinanti oleh warga setempat, sehingga hari ini menjadi semacam gayung bersambut bagi kebutuhan kami,” ujar Ketua Koperasi Margo Makmur Mandiri, Munir dalam sambutannya saat membuka acara, Minggu (20/07/25).

Sementara itu, Dr. Amaria dalam sambutannya menyatakan kegiatan ini merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, yang menjadi komitmen UNESA.

“Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan bekal yang kuat bagi masyarakat Dusun Brau untuk menghasilkan produk yoghurt yang tidak hanya lezat, tetapi juga aman dan berkualitas tinggi, sehingga dapat bersaing di pasar,” terang Amaria yang juga selaku Koordinator Program Studi S1 Kimia UNESA.

Dalam pelatihan ini, Dr. Prima Retno Wikandari, M.Si., membekali peserta dengan berbagai materi penting, diantaranya prinsip dasar fermentasi susu, teknik produksi yoghurt yang higienis, hingga metode pengendalian mutu untuk memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.

Pelatihan ini juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung, memungkinkan peserta untuk menerapkan teori yang telah dipelajari.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kelompok masyarakat di Dusun Brau dapat mengembangkan potensi produk olahan susu sapi mereka, khususnya yoghurt, menjadi komoditas unggulan yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

Program Studi S1 Kimia UNESA berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa di masa mendatang, demi terwujudnya masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *