Perkuat Akar Rumput dan Adaptasi Digital, Fery Sudarsono Pimpin Konsolidasi Strategis PDIP Kabupaten Madiun

  • Whatsapp
IMG 20260420 WA0052

MADIUN-Nusantaraabadinews.com Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, menginstruksikan penguatan struktur partai hingga level akar rumput sebagai fondasi utama pergerakan. Pesan ini disampaikan secara tegas dalam gelaran Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak yang berlangsung di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun, Senin (20/4/2026).

Acara strategis ini turut dihadiri oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, beserta jajaran pengurus DPD lainnya, yang memberikan dukungan penuh terhadap proses regenerasi kepemimpinan di tingkat kecamatan tersebut.

SOLIDITAS STRUKTUR: MESIN UTAMA PARTAI
Dalam arahannya, Fery menegaskan bahwa Musancab bukan sekadar agenda rutin penyusunan kepengurusan, melainkan momentum krusial untuk mengevaluasi sekaligus mengokohkan soliditas partai dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC), Ranting, hingga Anak Ranting.

IMG 20260420 WA0050 IMG 20260420 WA0049“Musyawarah ini adalah ajang penguatan soliditas. Kita harus memastikan seluruh perangkat partai siap bergerak sebagai satu kesatuan yang utuh demi menghadapi tantangan politik masa depan, termasuk menyongsong agenda besar di tahun 2029,” ujar Fery. Ia juga mengingatkan agar setiap kader menanggalkan kepentingan personal demi kepentingan kolektif partai dengan memegang teguh semangat gotong royong.

TRANAFORMASI DIGITAL & POLITIK NARASI
Menanggapi dinamika zaman, Fery menekankan pentingnya kader untuk keluar dari zona nyaman dan mulai adaptif terhadap ruang digital. Ia menilai pola komunikasi masyarakat yang telah bergeser ke media sosial menuntut kader untuk melek teknologi.

“Pendekatan konvensional saja tidak lagi cukup. Kader harus aktif di ruang digital, hadir dengan narasi positif yang edukatif, serta menjadi garda terdepan dalam membela kepentingan rakyat kecil di tengah arus disinformasi dan hoaks,” tambahnya.

SINERGI ANTAR GENERASI
Salah satu poin penting yang disoroti adalah keterlibatan Generasi Z. Fery memandang anak muda sebagai motor inovasi yang memiliki keunggulan dalam penguasaan teknologi. Namun, ia juga menggarisbawahi bahwa semangat perubahan anak muda harus berjalan selaras dengan bimbingan generasi senior.

“Kunci keberhasilan kita ke depan adalah kolaborasi. Generasi senior menjaga arah dan nilai perjuangan, sementara generasi muda mengakselerasi gerakan dengan kreativitas. Sinergi inilah yang akan membuat PDI Perjuangan tetap relevan dan dicintai rakyat,” pungkasnya.

Melalui Musancab serentak ini, PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menargetkan terbentuknya struktur yang tidak hanya solid secara organisasi, tetapi juga tangguh secara ideologi dan tangkas secara teknologi.(Tia)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *