Pemuda Pancasila PAC Mulyorejo Memediasi Gereja Bethany Darmahusada Mas dan Warga Di Hadiri 3 Pilar Mulyorejo

  • Whatsapp
Img 20250806 Wa0084

SURABAYA, Nusantaraabadinews.comPerseteruan antara warga Perumahan Darmahusada Mas dengan pihak Gereja Bethany Darmahusada Mas terkait tanah fasum Pemkot Surabaya akhirnya memasuki babak baru.

Organisasi masyarakat Pemuda Pancasila Mulyorejo yang di wakili Ketua PAC Mulyorejo Judianto. ST. dan Dedy Setio, S.H., M.H., Wakil Ketua PAC  tampil sebagai penengah dalam mediasi terbuka yang digelar di wilayah Mulyorejo Surabaya Timur, dengan tiga pilar: Polsek Mulyorejo Koramil Sukolilo, dan Kecamatan Mulyorejo, mewakili struktur pengamanan terpadu Polrestabes Surabaya.

Kehadiran ketiga pilar ini menjadi simbol kuat bahwa masalah yang berkembang di lingkungan Darmahusada Mas tersebut telah mendapatkan perhatian serius dari unsur pemerintahan dan aparat penegak hukum.

Img 20250806 Wa0085Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun penuh ketegasan itu, sejumlah warga menyampaikan keberatan terhadap aktivitas rutin Gereja Bethany yang dinilai menimbulkan gangguan terkait tanah fasum depan gereja.

Beberapa perwakilan warga menilai bahwa aktivitas gereja memakai tanah Fasum tanah fasum tidak untuk peruntukan nya sebagai parkir kendaraan jamaah gereja.

Perwakilan Gereja Bethany yang hadir saat itu meyatakan kesiapan untuk megurus surat surat terkait tanah fasum Pemkot Surabaya.

“Kami menghargai masukan warga dan akan mencari formula terbaik agar tidak ada yang dirugikan,” ujar salah satu perwakilan gereja dalam mediasi.

Ketua PAC PP Mulyorejo menegaskan bahwa peran ormas bukan sekadar penjaga moralitas dan nilai-nilai Pancasila, tetapi juga penyejuk di tengah konflik sosial. Ia menekankan bahwa seluruh pihak harus menjunjung tinggi nilai gotong royong dan toleransi antarumat beragama.

“Mediasi ini bukan untuk mencari siapa yang benar atau salah, tapi untuk menciptakan solusi bersama yang mengedepankan kerukunan warga,” tegasnya.

Img 20250806 Wa0086Perwakilan Polsek Mulyorejo menegaskan bahwa pihaknya akan selalu netral dan siap turun tangan apabila terjadi pelanggaran hukum atau gangguan ketertiban umum. Pihak Koramil Sukolilo pun menyatakan pentingnya menjaga stabilitas sosial, apalagi di tengah suhu politik yang mudah memanas.

Sementara dari unsur Kecamatan Mulyorejo menyambut baik inisiatif PAC PP dan berharap tidak ada eskalasi konflik lebih lanjut. Ia mendorong semua pihak untuk menggunakan jalur komunikasi dan hukum jika terdapat persoalan lanjutan.

Konflik antara warga Darmahusada Mas dan Gereja Bethany menjadi contoh nyata bagaimana peran aktif masyarakat sipil seperti Ormas Pemuda Pancasila, dan sinergi tiga pilar, dapat menjaga kondusifitas wilayah. Diharapkan hasil mediasi ini menjadi solusi jangka panjang yang berkeadilan dan menjaga marwah semua pihak. (Arif)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *