DIY Bantul, Nusantaraabadinews.com – Untuk membangun fisik non fisik di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu bekerjasama antara pemerintah dan pengusaha. Juga berkolaborasi dari semua sektor kepemimpinan.
Demikian pendapat Subiyana dukuh Ngincep desa Triwidadi Pajangan Bantul DIY, saat ditanya wartawan dalam istirahat setelah kerja bakti hari Minggu 26 April 2026 pagi.
Didukung oleh salah seorang anggota Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal) Triwidadi, Hermawan dan juga Wagino ketua RT04 RW37 juga ketua RT03 serta segenap warga masyarakat hari Minggu itu mengadakan kerja bakti membersikan rumput ditepian jalan padukuhan hingga jalan desa.
Kerja bakti itu baru terpusat di wilayah RW37 Ngincep hari itu. Menurutnya akan dilanjut pada hari hari berikut menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2027.
Demikian diakui Subiyana selaku komando dukuh bersama bamuskal dan para pejabat RT setempat juga didukung tokok agama dan tokoh masyarakat serta para pengusaha.
Kerja gotong royong Minggu 26 April 2026 itu dinamakan Kerja Bakti Gelar Angin atau Gelar Rakyat warga Ngincep Triwidadi Pajangan Bantul DIY.
Dukuh dan bamuskal serta para tokoh menyampaikan bahwa kerja bakti di wilayah pedesaan perlu dilestarikan. Hal ini diharapkan untuk mencetak kesadaran bekerja bersama dan membangun bersama secara sukarela tanpa dapat bayar.
Kesadaran tersebut perlu ditekankan oleh para generasi lama dan perlu ditanamkan untuk generasi berikutnya. Dukuh mengakui dari tahun ketahun sampai April 2026 ini atas kerjasama dengan masyarakat mampu mewujudkan suasana bersih, rapi dan nyaman dalam suasana kehidupan pedesaan.
“Kami berharap bersatunya warga dan pengusaha serta semua unsur birokrasi bersatu padu dalam menyamakan visi dan misi pembangunan semua sektor mampu membuahkan hasil positip untuk kepentingan kita semua,” ungkap dukuh itu. (Sab/Wag)






