SURABAYA, Nusantaraabadinews.com— Proyek pembangunan gorong-gorong yang tengah berlangsung di Jalan raya simo katrungan, Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan, menuai sorotan dari warga sekitar.
Pasalnya, para pekerja proyek tersebut diduga tidak menggunakan perlengkapan keselamatan kerja standar seperti sepatu proyek (safety shoes) dan helm pengaman saat melakukan aktivitas di lapangan.
Pantauan langsung di lokasi pada kamis (7/8/2025).
Terlihat beberapa pekerja tengah mengerjakan penggalian dan pemasangan saluran tanpa mengenakan alat pelindung diri (APD) sebagaimana mestinya. Hal ini dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan mereka sendiri dan juga melanggar ketentuan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
“Seorang warga yang enggan disebut namanya mengungkapkan keprihatinannya, “Kami khawatir kalau terjadi kecelakaan kerja. Seharusnya pihak pelaksana memperhatikan keselamatan para pekerja, minimal pakai helm dan sepatu khusus proyek,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor atau instansi terkait mengenai pengawasan dan penerapan prosedur K3 di proyek tersebut.
Masyarakat berharap agar pihak yang berwenang segera melakukan peninjauan ulang terhadap pelaksanaan proyek ini agar standar keselamatan kerja benar-benar diterapkan demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. (Red)






