SMPN 2 Sedati Jadi Sekolah Pertama di Sidoarjo Laksanakan Program Lentera

  • Whatsapp
Img 20250811 Wa0168

Sidoarjo — Program Lentera resmi digelar di SMPN 2 Sedati, Kabupaten Sidoarjo, sebagai langkah nyata membentuk karakter pelajar yang beretika, cerdas digital, tertib berlalu lintas, dan menjauhi narkoba.

SMPN 2 Sedati menjadi sekolah pertama di Kabupaten Sidoarjo yang melaksanakan Program Lentera, sebuah inisiatif kolaboratif antara Aliansi Wartawan Online Sidoarjo (AWOS), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, serta Polresta Sidoarjo.

Img 20250811 Wa0182Program ini bertujuan melindungi dan membina remaja serta anak-anak di lingkungan sekolah agar memiliki karakter positif, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Acara peluncuran dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Tirto Adi; tim Kamseltibcar Polresta Sidoarjo; Ketua AWOS, Warsono; IPDA Jayeng; serta Kepala SMPN 2 Sedati, Siti Nafiah, S.Pd. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan kondusif.

Dalam sambutannya, Dr. Tirto Adi menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk membentuk generasi yang siap bersaing di era digital.
“Program Lentera ini tidak hanya mengedukasi, tetapi juga menanamkan kesadaran dan nilai moral kepada siswa. Literasi digital, anti bullying, tertib lalu lintas, dan anti narkoba adalah pilar yang akan menjaga masa depan mereka,” ujarnya.

Img 20250811 Wa0185Kepala SMPN 2 Sedati, Siti Nafiyah, S.Pd., menyampaikan rasa bangganya atas terpilihnya sekolahnya sebagai lokasi perdana pelaksanaan program.
“Kami merasa bangga menjadi bagian awal dari gerakan besar ini. Harapan kami, siswa dapat menjadi pelajar yang bijak, menghormati sesama, dan menjauhi perilaku negatif,” katanya.

Ketua AWOS, Warsono, menjelaskan bahwa Lentera adalah singkatan dari Lindungi Entitas Remaja dan Anak-anak di Lingkungan Sekolah. Program ini dirancang untuk memberikan edukasi yang menyeluruh dan aplikatif melalui diskusi, bermain peran, dan kuis interaktif.

Img 20250811 Wa0183IPDA Jayeng dari tim Kamseltibcar Polresta Sidoarjo menekankan pentingnya keselamatan dan ketertiban lalu lintas serta bahaya narkoba.
“Anak-anak harus memahami sejak dini bahwa mengendarai motor tanpa SIM, tidak memakai helm, atau terlibat narkoba bisa merusak masa depan. Pendidikan karakter seperti ini adalah investasi jangka panjang,” tegasnya.

Empat materi utama dalam Program Lentera meliputi:

  1. Literasi Digital – etika di dunia maya, keamanan data pribadi, dan mengenali hoaks.
  2. Anti Bullying – empati, menghargai perbedaan, dan cara melaporkan perundungan.
  3. Tertib Lalu Lintas – rambu, aturan menyeberang, helm, dan sabuk pengaman.
  4. Anti Narkoba – jenis narkoba, dampak, dan cara menolak ajakan.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan simulasi dan permainan edukatif yang membuat siswa antusias bertanya dan menjawab kuis.

Dengan suksesnya pelaksanaan perdana ini, diharapkan Program Lentera dapat diperluas ke seluruh sekolah di Kabupaten Sidoarjo sebagai pondasi mewujudkan generasi muda berkarakter, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan yang cerah (Abie)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *