KETARUNAAN SMKN 1 Kota Madiun: 641 Siswa Tuntaskan Pendidikan Dasar, Baret Jadi Simbol Disiplin

  • Whatsapp
Foto: 641 siswa SMKN 1 Kota Madiun mengikuti penyematan baret usai menuntaskan pendidikan dasar ketarunaan
Foto: 641 siswa SMKN 1 Kota Madiun mengikuti penyematan baret usai menuntaskan pendidikan dasar ketarunaan

MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Sebanyak 641 siswa kelas X SMK Negeri 1 Kota Madiun resmi menuntaskan pendidikan dasar ketarunaan tingkat dasar. Penutupan kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Kelurahan Pilangbango, Jalan Pilang Widya Nomor 02, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 10.00 WIB tersebut menjadi penanda berakhirnya salah satu tahapan pembinaan karakter bagi para siswa baru SMK Negeri 1 Kota Madiun.

Bacaan Lainnya

Penutupan dihadiri Kepala SMK Negeri 1 Kota Madiun Septa Krisdianto, M.Pd., Penjabat Danramil 0803/15 Kartoharjo Letda Inf Supraptono, guru pendamping, para pelatih dari Koramil 0803/15 Kartoharjo, serta wali murid.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan penampilan marching band SMK Negeri 1 Kota Madiun. Suasana kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pengucapan ikrar ketarunaan oleh para siswa.

Foto: 641 siswa SMKN 1 Kota Madiun mengikuti penyematan baret usai menuntaskan pendidikan dasar ketarunaan
Foto: 641 siswa SMKN 1 Kota Madiun mengikuti penyematan baret usai menuntaskan pendidikan dasar ketarunaan

Momentum utama berlangsung saat para siswa mengikuti prosesi penyiraman dan penyematan baret. Prosesi tersebut menjadi simbol bahwa 641 siswa telah menyelesaikan pendidikan dasar ketarunaan yang mereka jalani.

Penyematan baret sekaligus menjadi pengingat bagi siswa bahwa pembinaan ketarunaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aturan diharapkan terus dibawa dalam kehidupan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

Penjabat Danramil 0803/15 Kartoharjo Letda Inf Supraptono mengatakan, pendidikan dasar ketarunaan tidak semata-mata bertujuan membentuk kedisiplinan siswa. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menanamkan tanggung jawab dan kebersamaan.

“Kegiatan ketarunaan ini diharapkan menjadi bekal bagi para siswa untuk membangun karakter yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki rasa kebersamaan, serta mampu menghargai aturan. Baret yang disematkan bukan sekadar simbol, tetapi menjadi pengingat bahwa setiap siswa memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga sikap dan semangat dalam meraih cita-cita,” ujar Letda Inf Supraptono.

Foto: 641 siswa SMKN 1 Kota Madiun mengikuti penyematan baret usai menuntaskan pendidikan dasar ketarunaan
Foto: 641 siswa SMKN 1 Kota Madiun mengikuti penyematan baret usai menuntaskan pendidikan dasar ketarunaan

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, para pelatih, guru pendamping, dan orang tua yang telah memberikan dukungan selama seluruh rangkaian pendidikan dasar ketarunaan berlangsung.

Dukungan berbagai pihak tersebut dinilai turut berperan dalam memastikan kegiatan pembinaan berjalan tertib hingga tahap penutupan.

Setelah amanat dan doa, kegiatan dilanjutkan dengan atraksi siswa SMK Negeri 1 Kota Madiun. Penampilan tersebut mendapat perhatian dari para tamu undangan dan wali murid yang hadir di lokasi.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama. Seluruh prosesi penutupan pendidikan dasar ketarunaan berlangsung tertib dan lancar hingga berakhir pada pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman.

Bagi 641 siswa kelas X SMK Negeri 1 Kota Madiun, berakhirnya pendidikan dasar ketarunaan menjadi awal untuk melanjutkan proses pendidikan dengan membawa nilai-nilai yang telah ditanamkan selama pembinaan, terutama disiplin, tanggung jawab, kekompakan, dan kebersamaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *