SURABAYA, Nusantaraabadinnews.com – Masyarakat Jawa Timur menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan. Pernyataan ini disampaikan sebagai wujud kebersamaan untuk menjaga kondusivitas, keamanan, dan kedamaian di wilayah Jawa Timur.
Berbagai elemen, mulai dari tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga komunitas warga, sepakat bahwa provokasi maupun ajakan yang bernuansa perpecahan tidak boleh diberi ruang. Jawa Timur dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai gotong royong, persaudaraan, dan toleransi.
“Kami menolak keras setiap bentuk provokasi yang bisa merusak persatuan. Jawa Timur adalah rumah besar kita, marwah dan kehormatan daerah ini harus kita jaga bersama,” tegas salah satu tokoh masyarakat.
Gerakan “Jatim Bersatu Tolak Provokasi” ini diharapkan menjadi pengingat bahwa persatuan lebih penting daripada kepentingan segelintir pihak. Masyarakat pun diajak untuk tetap bijak dalam menyikapi isu, tidak mudah terhasut, serta mengedepankan komunikasi yang santun dan damai.
Dengan persatuan yang kokoh, Jawa Timur diyakini akan tetap menjadi daerah yang aman, sejuk, dan penuh semangat kebersamaan. (Red)






