SURABAYA – Makna Kemerdekaan bagi usia anak, salah satu yang bisa di-aplikasikan atau disalurkan adalah dengan bisa mengekspresikan dengan menyalurkan bakat yang dimilikinya.
Bagi DTC Mall yang terletak di daerah Wonokromo Surabaya di momen perayaan 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di tahun 2025 ini menggelar sajian acara Lomba Storytelling dan Pidato bertemakan Pejuang dan Kemerdekaan pada hari Minggu 31 Agustus 2025 mulai pukul 10.00 wib sampai dengan pukul 16.00 wib.
″Usia anak adalah masa pembentukan kemana arah yang akan dituju bagi masa depannya kelak. Untuk itu kita para orang tua harus lebih ekstra dalam mengawasi dalam mendidiknya, seperti mengingatkan kembali tentang pentingnya Hari Kemerdekaan Negara ini
″Kata Sugiarto yang selaku Pimpinan dari DTC Mall Surabaya. Bagi Sugiarto yang lebih akrab dipanggil Sugi ini, ″ Anak- anak juga kelak akan menjadi Pemimpin yang diharapkan, selain tetap selalu mengingat kembali perjuangan para pahlawan di masa penjajahan melalui Storytelling atau kompetisi bercerita tentang masa penjajahan, tak luput bagi kalangan anak kelak nantinya sebagai calon generasi penerus bangsa, diharapkan bisa pandai dan cakap dalam ber-pidato di depan umum.
Di tempat Lomba berlangsung, Ketua pelaksana Acara dari Kreasindoevent Komunika, yakni, A.Rivai Siregar yang biasa dipanggil Heri ini menambahkan, ″Lomba-Lomba yang dikompetisikan dibagi 3 kategori , seperti untuk kategori Paud/TK khusus untuk Storytelling, sedangkan untuk kategori Lomba pidato untuk anak-anak sekolah SD atau Sekolah Dasar yang dipecah menjadi 2 bagian, SD Kelas 1 hingga kelas 3 dan Kelas 4 hingga kelas 6.
Acara yang berlangsung selama hampir satu hari pada saat akhir pekan ini, didukung oleh produk Cimory produsen produk susu dan makan konsumen premium dan Momogi, produk makanan ringan snack Stick, telah diikuti anak-anak sekolah mulai dari tingkat PAUD, TK dan SD se-Surabaya, Sidoarjo dan Gresik ini melahirkan Juara-Juara Umum 1,2,3 dan Harapan 1,2,3 masing-masing Kategori yang telah diseleksi secara ketat oleh Juri-Juri dari memiliki pengalaman dan jam terbang yang tinggi sebagai Radio Broadcaster atau para mantan Penyiar Radio, ada Juri Evi Djufrie , mantan penyiar Radio era 90-an hingga awal tahun 2000-an yang saat ini menjadi Afiliator dan konten kreator dan Wina Alifah yang hingga saat ini masing mengajar di beberapa Lembaga Public Speaking di Surabaya. (Abie)






