Madiun – Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Tekankan Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan
Pemerintah Kabupaten Madiun menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa yang berlangsung hari ini di Hotel Aston Madiun, Ballroom Lantai 3. Kegiatan ini menghadirkan langsung Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak. dan Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi sebagai pemateri utama,hadir kepala Dinas PMD Supriadi,
dan di ikuti OPD , camat dan kepala desa se kabupaten Madiun .
Acara ini digelar untuk memperkuat pelaksanaan program pembangunan desa dengan menekankan pentingnya sinkronisasi program dan penerapan tertib administrasi di seluruh desa.
Dalam arahannya, Bupati Madiun menyampaikan bahwa kunci pembangunan desa adalah adanya harmonisasi visi dan misi dari pusat hingga desa.
“Kita perlu melakukan sinkronisasi dan harmonisasi program, baik dari pemerintah pusat, visi misi pemerintah kabupaten, maupun visi misi desa, sehingga semuanya sejalan,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa sinkronisasi ini sangat penting untuk menyukseskan program efisiensi dari Pemerintah Pusat yang berlaku mulai tahun ini hingga tahun depan. Program efisiensi tersebut diarahkan pada program-program strategis nasional (PSN), antara lain:
Pengentasan kemiskinan
Peningkatan bidang kesehatan
Penguatan ketahanan pangan
“Program-program inilah yang kita dukung bersama. Setelah masa efisiensi, program pembangunan desa akan berjalan kembali seperti biasa, tetapi tetap berpijak pada prioritas nasional,” tambah Bupati.
Sementara itu, Wakil Bupati Madiun menegaskan bahwa keberhasilan program desa tidak terlepas dari tertib administrasi.
“Kami tekankan agar administrasi desa dikerjakan tepat waktu. Kalau bisa, tanggal 10 bulan berikutnya seluruh laporan sudah selesai,” kata Wakil Bupati.
Menurutnya, tertib administrasi mempermudah evaluasi dan perencanaan, sekaligus menghindari penumpukan pekerjaan hingga akhir tahun. Bahkan, berkat kedisiplinan desa dalam administrasi, Kabupaten Madiun menjadi salah satu daerah tercepat dalam menyelesaikan laporan pertanggungjawaban Dana Desa (DD).
“Hasilnya, Pemerintah Kabupaten Madiun mendapat apresiasi dan reward dari Pemerintah Pusat berupa penambahan Dana Desa. Ini bukti nyata bahwa kedisiplinan administrasi membawa manfaat langsung bagi desa,” ungkap Wakil Bupati.
Dengan adanya komitmen bersama terhadap sinkronisasi program dan disiplin administrasi, Pemerintah Kabupaten Madiun optimistis desa-desa di wilayahnya semakin kuat dalam mendukung program prioritas nasional sekaligus mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.(Tia/Merry)






