Tragis! Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Waru, Diduga Sakit TBC

  • Whatsapp
Compress 20251006 124946 6368~2
Petugas Polsek Waru bersama tim medis mengevakuasi jenazah lansia yang ditemukan meninggal di kamar kos Desa Kureksari, Sidoarjo.

SIDOARJO, Nusantaraabadinews.com – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos di kawasan Desa Kureksari, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (5/10/2025) sore. Korban diketahui bernama Mujiono (71), warga Rungkut Asri Utara IX/25, Surabaya. Diduga, korban meninggal dunia akibat sakit yang telah dideritanya sejak beberapa waktu terakhir.

Kapolsek Waru Kompol Miftahul Amin, S.Sos., melalui laporan resmi kepada Kapolresta Sidoarjo, menjelaskan bahwa penemuan mayat tersebut bermula saat rekan kerja korban, Totok Hermawan (55), bermaksud menjenguk korban di kamar kosnya sekitar pukul 16.00 WIB.

Compress 20251006 124946 6368~2
Petugas Polsek Waru bersama tim medis mengevakuasi jenazah lansia yang ditemukan meninggal di kamar kos Desa Kureksari, Sidoarjo.

Namun, saat tiba di lokasi, saksi mengetuk pintu berulang kali tanpa respons. Dari dalam kamar tercium bau menyengat yang mencurigakan. Dengan bantuan tetangga kos, Mujiono (68), pintu kamar akhirnya berhasil dibuka.

“Saat pintu dibuka, korban terlihat terbaring di atas kasur dalam kondisi meninggal dunia dan tubuhnya mengeluarkan bau menyengat,” terang salah satu saksi kepada petugas.

Compress 20251006 124948 8042
Petugas Polsek Waru bersama tim medis mengevakuasi jenazah lansia yang ditemukan meninggal di kamar kos Desa Kureksari, Sidoarjo.

Petugas Polsek Waru bersama tim medis segera tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Umum Sidoarjo guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Di dalam kamar, polisi menemukan sejumlah obat-obatan seperti balsem, inhaler, minyak gosok, Mixagrip, Ambeven, Lodia, dan obat diare.

Barang-barang tersebut diduga digunakan korban untuk mengatasi penyakit yang dideritanya. Menurut keterangan saksi, korban diketahui menderita penyakit TBC dan telah sakit selama lebih dari seminggu sebelum ditemukan meninggal.

Kapolsek Waru, Kompol Miftahul Amin, S.Sos., membenarkan kejadian tersebut dan memastikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah sesuai prosedur.

“Tindakan awal kami yaitu mendatangi TKP, melakukan olah TKP, mendokumentasikan kejadian, meminta keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti,” ujarnya.

Dalam penanganan di lapangan, turut hadir AKP A.A. Setiawan, S.H., M.H. (Kanit Reskrim) beserta anggota Reskrim Polsek Waru dan tim medis dari Juanda Ambulance.

Pihak kepolisian menyatakan telah menghubungi keluarga korban yang berdomisili di Surabaya. Hingga kini, proses pemeriksaan medis masih berjalan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Namun, dari hasil sementara, kematian korban murni disebabkan oleh sakit, bukan tindak kekerasan.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *