FAAM Suarakan Dukungan untuk Kejari Tanjung Perak: Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi di PT Pelindo Regional 3

  • Whatsapp
Compress 20251024 165903 3478
Massa Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) menggelar aksi damai di depan Kantor Kejati Jatim mendukung Kejari Tanjung Perak tuntaskan kasus dugaan korupsi PT Pelindo Regional 3.

SURABAYA , Nusantaraabadinews.com – Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani No. 54 Surabaya, Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Aksi tersebut menjadi wujud dukungan penuh terhadap Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak agar segera menuntaskan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi di PT Pelindo Regional 3.

Dalam orasinya, para peserta aksi menyatakan keyakinan bahwa Kejari Tanjung Perak akan menegakkan hukum secara profesional tanpa pandang bulu. Mereka menilai, kejaksaan telah menunjukkan keberanian dalam menindak dugaan korupsi di lingkungan BUMN, meski dihadapkan pada tekanan dan kepentingan besar.

Bacaan Lainnya
Compress 20251024 165903 3478
Massa Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) menggelar aksi damai di depan Kantor Kejati Jatim mendukung Kejari Tanjung Perak tuntaskan kasus dugaan korupsi PT Pelindo Regional 3.

“Kami mendesak agar kasus dugaan korupsi di PT Pelindo Regional 3 segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya. Rakyat ingin melihat keadilan ditegakkan secara terang benderang,” tegas salah satu perwakilan FAAM di sela aksi.

FAAM juga memberikan apresiasi kepada Kejari Tanjung Perak atas ketegasan dan keberanian dalam mengusut dugaan korupsi yang melibatkan pihak-pihak berpengaruh di tubuh BUMN tersebut. Mereka menilai langkah Kejari menjadi bukti nyata bahwa kejaksaan tidak tunduk pada kekuatan modal maupun jabatan.

“Kasus Pelindo bukan sekadar perkara uang, tapi ujian integritas bagi aparat penegak hukum. Kami berdiri bersama Kejari Tanjung Perak untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari korupsi,” ujar perwakilan FAAM.

Dalam pernyataannya, FAAM menegaskan tidak ada ruang toleransi bagi pelaku korupsi. Korupsi disebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap rakyat yang harus ditindak secara tegas dan diberi sanksi seadil-adilnya.

Mereka menyerukan agar Kejari Tanjung Perak tetap fokus dan tidak terpengaruh tekanan opini publik maupun hoaks yang bisa melemahkan semangat pemberantasan korupsi.

Di penghujung aksi, massa menyampaikan komitmen untuk terus mengawal proses hukum hingga kasus ini tuntas.
“Bersama rakyat, bersama hukum, bersama Kejari Tanjung Perak melawan korupsi!” seru peserta aksi menutup orasi dengan penuh semangat.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *