Ngawi, Nusantaraabadinews.com – Di tengah gemuruh 380 lebih atlet yang memadati Kolam Renang Banyuredjo, Kedunggalar, Ngawi, sebuah nama muncul seperti kilatan cahaya yang sulit diabaikan. Ngawi Championship 2025 boleh saja berlangsung hanya satu hari, tapi satu hari itu cukup untuk menyaksikan lahirnya sebuah cerita besar: Tuhulung Syah Affandradiratna.
Anak muda dari Tirtanaga SC ini tampil bukan sekadar sebagai peserta. Ia hadir sebagai fenomena.
Dari start pertama hingga sentuhan terakhir di dinding kolam, Tuhulung memamerkan sesuatu yang jarang dimiliki atlet seusianya ketenangan, kontrol, dan ledakan tenaga yang terukur. Setiap race adalah panggung. Setiap meter adalah bukti. Setiap finis adalah deklarasi bahwa bakat besar sedang tumbuh di tangan pelatih yang tepat.
Di bawah komando Head Coach Hari Syukur, serta sentuhan strategi pelatih muda Coach Yusa Novan, Tuhulung tampil seperti anak panah emas yang melesat tepat sasaran. Tidak meleset, tidak ragu, dan tidak memberi ruang bagi lawan untuk sekadar mendekat.
Hasilnya 4 medali emas diraih dengan dominasi penuh ditambah 1 perunggu yang menegaskan konsistensi performanya dari awal hingga akhir.
Prestasi ini mengantarkan Tuhulung meraih gelar paling prestisius di event ini:
Best Swimmer KU 2018 Putra
Sebuah gelar yang, dalam kompetisi sepadat ini, bukan hanya soal kecepatan.
Ini soal mental, teknik, dan keberanian.
Tuhulung bukan sekadar menang. Ia menguasai. Ia tidak hanya mencatat waktu terbaik, tetapi menciptakan standar baru bagi atlet seusianya.
Penampilannya memaksa penonton, pelatih lawan, hingga sesama atlet untuk mengingat namanya.
Dan ketika namanya diumumkan sebagai Best Swimmer, sorakan yang muncul bukan hanya bentuk apresiasi—tapi pengakuan bahwa bintang besar benar-benar sedang naik dari Tirtanaga SC.
Dengan pencapaian luar biasa ini, Tuhulung Syah tidak hanya membawa pulang medali. Ia membawa pulang harapan baru, kebanggaan klub, dan sebuah pesan bahwa masa depan renang usia dini di Jawa Timur memiliki seorang calon legenda yang sedang ditempa. (Red)
KONTRIBUTOR MADIUN RAYA SUBARDIANTO






