Mahasiswa Ubaya Ciptakan Ilustrasi Natal dengan Persamaan Matematika

  • Whatsapp
Foto: Ilustrasi Natal karya mahasiswa Ubaya yang dibuat dari ratusan persamaan linear matematika menggunakan Desmos
Foto: Ilustrasi Natal karya mahasiswa Ubaya yang dibuat dari ratusan persamaan linear matematika menggunakan Desmos

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Surabaya (FT Ubaya), Cedric Gratia Tjia, menciptakan ilustrasi bertema Natal yang tercipta dari kurva persamaan linear matematika.

Cedric membutuhkan waktu pengerjaan selama 84 jam dalam menghasilkan lebih dari 870 perhitungan persamaan linear yang membentuk garis untuk dihubungkan menjadi sebuah ilustrasi yang utuh.

Bacaan Lainnya

Beranjak dari kecintaanya terhadap dunia matematika, Cedric berkenalan dengan Desmos, sebuah platform berbasis web untuk memvisualisasikan konsep dan perhitungan matematika yang ia gunakan dalam pengerjaan ilustrasi ini.

Foto: Ilustrasi Natal karya mahasiswa Ubaya yang dibuat dari ratusan persamaan linear matematika menggunakan Desmos
Foto: Ilustrasi Natal karya mahasiswa Ubaya yang dibuat dari ratusan persamaan linear matematika menggunakan Desmos

Proses pembuatannya diawali dengan pemilihan sketsa gambar yang ditranslasi menjadi gambar digital terlebih dahulu. Dalam karya ini, Cedric memilih sketsa foto natal keluarganya sebagai simbol kehangatan yang mengandung makna Natal yang personal.

“Foto ini diambil pada momen Natal tahun 2021 dan sangat bermakna bagi saya, terutama sebagai bentuk pengingat kebersamaan dengan Papa saya yang baru berpulang pada bulan November lalu,” kata Cedric yang memamerkan hasil karya unik dan kreatifnya ini di Perpustakaan Lantai 5, Kampus Ubaya Tenggilis, Rabu (24/12/25).

Sketsa yang telah selesai kemudian di-import ke Desmos dalam format PNG sebagai acuan garis dan titik yang akan dibuat.

Untuk menghasilkan garis, Cedric memulai dari menentukan titik patokan, seperti ujung garis, puncak garis, dan lengkung garis.

Setelah itu, ia memilih persamaan yang sesuai dengan garis yang dibutuhkan, antara lain persamaan linear, persamaan kuadrat, persamaan eksponen, persamaan trigonometri, persamaan lingkaran, persamaan elips, dan persamaan parabola.

Untuk mempermudah pengecekan akurasi sekaligus membedakan satu garis dengan garis lainnya, Cedric menggunakan beberapa warna yang kontras, seperti hijau, merah, biru, dan ungu.

“Secara sekilas, ilustrasi ini mungkin terlihat sama dengan ilustrasi lainnya. Namun, prosesnya jauh lebih rumit karena sistem copy dan paste tidak berlaku. Semua garis harus diformulasikan satu-satu secara terpisah dan membutuhkan ketelitian yang sangat tinggi,” ungkap lulusan SMA Kristen Petra 2 ini.

Selain perhitungan yang kompleks, tantangan lain yang dihadapi Cedric dalam proses penyelesaian ilustrasi Natal ini adalah menjaga konsistensi garis agar tetap harmonis.

Ia harus menyusun persamaan yang rumit agar skala, posisi, dan ketebalan garis menghasilkan bentuk yang selaras.

“Apalagi, karena saya harus menggambar 6 karakter manusia harus dikerjakan dengan presisi. Kalau sembarangan, hasilnya bisa terlihat aneh. Untuk mengerjakan satu karakter saja, saya membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat jam,” jelas Cedric.

Meskipun demikian, Cedric mengaku menikmati proses penggarapan proyek spesial Hari Natal ini. Lebih lanjut, Ia ingin mengeksplorasi karya ilustrasi dari persamaan linear secara lebih mendalam agar dapat menghasilkan gambar yang lebih realistis, detail, dan berwarna.

“Saya berharap kemampuan ini bisa menjadi alternatif pekerjaan atau peluang sampingan, seperti proyek desain, konten edukasi, atau komisi karya seni matematika,” pungkas Cedric.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *