TANJUNG PERAK, Nusantaraabadinews.com – Keberhasilan pengamanan dan kelancaran arus mudik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuai apresiasi tinggi. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 secara resmi memberikan piagam penghargaan kepada Polres Pelabuhan Tanjung Perak atas dedikasi dan kolaborasi yang dinilai luar biasa dalam menjaga kondusivitas serta kelancaran operasional angkutan penumpang laut selama masa puncak libur Nataru.
Penyerahan piagam penghargaan tersebut berlangsung pada Senin, 19 Januari 2026, di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Penghargaan diserahkan langsung oleh General Manager Kalimas dan Gapura Surya Nusantara Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa, Ana Adiliya, didampingi Sub Regional Head Jawa PT Pelindo (Persero) Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo. Piagam diterima langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Pelindo. Ia menegaskan bahwa pengakuan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran kepolisian dalam menjalankan tugas pengamanan di kawasan pelabuhan yang merupakan objek vital nasional.
“Kami menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Pelindo. Namun, bagi kami, memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama di objek vital seperti pelabuhan, sudah menjadi tugas dan kewajiban kepolisian,” ujarnya.

Penghargaan ini menjadi simbol terima kasih atas kerja keras personel Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang selama periode Nataru memastikan ribuan penumpang dapat melakukan perjalanan laut dengan aman, tertib, dan lancar.
Pelindo Regional 3 mencatat tren positif selama pelaksanaan pelayanan Nataru 2025/2026 di Pelabuhan Tanjung Perak. Ana Adiliya mengungkapkan bahwa sinergi yang solid antara Polri, Pelindo, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan dan pelayanan publik.
“Kami sangat bersyukur seluruh rangkaian pelayanan Nataru 2025/2026 di Pelabuhan Tanjung Perak berjalan aman dan tertib. Sinergi solid antara Polri (Polres Pelabuhan Tanjung Perak), Pelindo, dan seluruh stakeholder adalah kunci utama,” ujar Ana Adiliya.
Berdasarkan data evaluasi, jumlah penumpang yang naik dan turun melalui Terminal Gapura Surya Nusantara mencapai 117.702 jiwa. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 2,16 persen dibandingkan periode Nataru sebelumnya yang tercatat sebanyak 115.210 penumpang. Peningkatan ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi laut.
Puncak arus keberangkatan tercatat pada 22 Desember 2025 dengan jumlah penumpang mencapai 4.910 jiwa, sementara puncak kedatangan terjadi pada 28 Desember 2025 dengan total 5.086 jiwa. Rute Makassar masih menjadi tujuan favorit dengan total 14.857 penumpang, sedangkan dari sisi operator kapal, PT Dharma Lautan Utama mendominasi layanan dengan melayani 59,46 persen dari total penumpang.
Selama 22 hari masa operasional Posko Terpadu, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, keterlibatan personel Polres Pelabuhan Tanjung Perak dinilai sangat krusial. Peran tersebut terlihat terutama dalam pengaturan massa di titik-titik rawan kepadatan serta pemisahan zona operasional antara penumpang dan aktivitas logistik.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi lintas instansi, mulai dari KSOP, TNI AL, Distrik Navigasi, hingga jajaran Polri. Kolaborasi ini memastikan layanan publik tetap prima meski terjadi lonjakan penumpang,” pungkas Ana Adiliya.
Keberhasilan pengamanan Nataru 2025/2026 di Pelabuhan Tanjung Perak ini menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga kelancaran arus transportasi laut nasional, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan pelabuhan di Jawa Timur.(**)






