Ojol Tewas Terlindas Truk Trailer di Bypass Krian, Jalan Berlubang Jadi Pemicu

  • Whatsapp
IMG 20260409 WA0049

SIDOARJO, Nusantaraabadinews.com – Kecelakaan tragis merenggut nyawa seorang pengemudi ojek online terjadi di Jalan Bypass Krian, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (9/4/2026) malam sekitar pukul 19.10 WIB. Korban bernama Raka Endana, warga Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlibat kecelakaan dengan sebuah truk trailer.

Insiden memilukan ini kembali menyoroti persoalan klasik yang belum terselesaikan, yakni kondisi jalan rusak yang membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor bernopol W 5677 OU dari arah barat menuju timur di jalur padat Bypass Krian.

Di depan korban, sebuah mobil elf melaju dengan kecepatan yang kemudian melambat. Situasi tersebut memaksa korban melakukan manuver cepat untuk menghindari tabrakan dari belakang.

Namun nahas, saat mencoba menghindar, roda sepeda motor korban justru menghantam lubang di badan jalan yang diduga cukup dalam. Kondisi itu membuat kendaraan kehilangan keseimbangan.

IMG 20260409 WA0048 IMG 20260409 WA0050“Korban sempat menghindari kendaraan di depannya, tapi kena lubang. Motornya langsung oleng dan jatuh ke jalur berlawanan,” ujar seorang saksi mata.

Dalam hitungan detik, tubuh korban terlempar ke arah kanan jalan, tepat saat sebuah truk trailer bernopol B 9844 VO melintas dari arah berlawanan.

Karena jarak yang terlalu dekat, sopir truk tidak sempat melakukan pengereman atau menghindar. Benturan keras pun tidak terelakkan, hingga korban terlindas kendaraan berat tersebut.

Akibat kecelakaan tersebut, Raka Endana mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Kondisi korban yang terlindas truk membuat upaya penyelamatan tidak memungkinkan.

Petugas yang datang ke lokasi segera melakukan evakuasi jenazah untuk dibawa ke fasilitas kesehatan guna penanganan lebih lanjut.

Korban diketahui merupakan driver ojek online aktif yang berdomisili di Desa Klantingsari RT 008 RW 002, Kecamatan Tarik, Sidoarjo.

Mendapat laporan dari warga, petugas dari Polsek Krian langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Polisi segera melakukan olah TKP serta mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.

Selain itu, petugas juga memintai keterangan sejumlah saksi untuk memperjelas kronologi kejadian secara menyeluruh.

Identitas sopir truk trailer saat ini masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Bypass Krian mengalami kepadatan. Lokasi kejadian yang berada di jalur utama dengan intensitas kendaraan tinggi membuat antrean cukup panjang.

Petugas kepolisian kemudian melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi untuk mengurai kemacetan dan menjaga kelancaran arus kendaraan.

Peristiwa ini kembali membuka sorotan terhadap kondisi Jalan Bypass Krian yang masih memiliki sejumlah titik kerusakan, termasuk lubang di badan jalan yang berpotensi membahayakan pengendara.

Lubang jalan menjadi faktor krusial dalam kecelakaan ini. Dalam kondisi darurat seperti menghindari kendaraan lain, kerusakan jalan dapat menyebabkan pengendara kehilangan kendali secara tiba-tiba.

Selain itu, minimnya penerangan di kawasan tersebut pada malam hari juga memperbesar risiko kecelakaan.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan kecelakaan, terutama pada malam hari.

Pengendara diharapkan mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta lebih memperhatikan kondisi jalan di depan.

Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kehati-hatian pengemudi, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi infrastruktur jalan yang layak dan aman.

Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan jalan rusak di kawasan Bypass Krian.

Perbaikan infrastruktur dinilai sebagai langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang, sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sidoarjo.

Tragedi yang merenggut nyawa Raka Endana ini menjadi duka mendalam sekaligus peringatan keras bahwa kelalaian terhadap kondisi jalan bisa berujung pada hilangnya nyawa. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *