Baby Blues Diduga Jadi Pemicu, Bayi Laki-Laki Ditemukan di Jembatan Reksogati Madiun

  • Whatsapp
Foto: Petugas kepolisian dan warga saat melakukan evakuasi bayi laki-laki yang ditemukan di area Jembatan Reksogati Kota Madiun.
Foto: Petugas kepolisian dan warga saat melakukan evakuasi bayi laki-laki yang ditemukan di area Jembatan Reksogati Kota Madiun.

KOTAMADIUN, Nusantaraabadinews.com – Warga di sekitar Jembatan Reksogati, Kelurahan Patihan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di area sebelah timur jembatan tersebut, Jumat pagi (15/5/2026).

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 07.30 WIB oleh Haryanto, petugas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Madiun, saat tengah merapikan pohon di kawasan jalan ring road.

Bacaan Lainnya

Saat bekerja, Haryanto mendengar suara tangisan bayi dari arah bawah jembatan. Karena khawatir memeriksa seorang diri, ia kemudian mengajak sejumlah warga sekitar untuk mengecek sumber suara tersebut.

Setelah dilakukan pencarian, warga menemukan sebuah paper bag berwarna coklat yang berisi kantong plastik warna biru. Saat dibuka, warga terkejut karena di dalamnya terdapat seorang bayi laki-laki yang masih hidup.

Foto: Petugas kepolisian dan warga saat melakukan evakuasi bayi laki-laki yang ditemukan di area Jembatan Reksogati Kota Madiun.
Foto: Petugas kepolisian dan warga saat melakukan evakuasi bayi laki-laki yang ditemukan di area Jembatan Reksogati Kota Madiun.

Warga kemudian segera memberikan pertolongan dengan menyelimuti bayi tersebut sambil menunggu penanganan dari pihak berwenang.

Tidak lama berselang, seorang pria bernama Bambang Sulistyo datang ke lokasi usai menerima informasi dari tetangganya terkait penemuan bayi tersebut.

Setelah dilakukan pengecekan, Bambang memastikan bayi laki-laki itu merupakan anak kandungnya yang berinisial A.N.A., lahir pada 28 April 2026.

Untuk memastikan kondisi kesehatannya, bayi tersebut kemudian langsung dibawa ke RSUD Kota Madiun di kawasan Sogaten guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel gabungan dari Polsek Manguharjo, SPKT Polres Madiun Kota, Unit Pamapta II, Unit PPA Satreskrim, Tim Identifikasi, hingga piket fungsi Polres Madiun Kota langsung mendatangi lokasi kejadian.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami kronologi peristiwa tersebut.

Dari hasil pemeriksaan sementara Tim Identifikasi Polres Madiun Kota, bayi ditemukan dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian berupa paper bag warna coklat, kantong plastik biru, serta botol kecil berisi susu.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, ibu bayi diketahui bernama Nur Ainin Aniyah (35). Ia disebut mengalami kondisi baby blues pasca melahirkan serta memiliki riwayat penyakit diabetes.

Keluarga juga menyebut sejak dilahirkan bayi tersebut tidak mendapatkan ASI langsung dari ibunya.

Kapolres Madiun Kota Wiwin Junianto melalui Kapolsek Manguharjo Lilik menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut dengan mengedepankan pendekatan humanis dan perlindungan terhadap anak.

“Dari hasil pemeriksaan awal, bayi dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar Kompol Lilik.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi di media sosial. Mari bersama-sama memberikan empati dan dukungan agar penanganan terhadap ibu maupun bayi dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *