SIDOARJO, Nusantaraabadinews.com – Di tengah padatnya aktivitas sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjung Perak, AKP Adek Agus Putrawan, SH, MH, tetap menjaga profesionalisme dan kemampuan individunya melalui latihan menembak yang digelar di Mako Brimob Medaeng, Sidoarjo.
Kegiatan latihan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kemampuan dasar kepolisian, khususnya dalam penggunaan senjata api yang memerlukan ketepatan, konsentrasi, disiplin, serta pengendalian diri yang baik. Sebagai seorang perwira yang pernah bertugas di Korps Brimob, latihan di lingkungan Mako Brimob Medaeng juga memiliki nilai emosional tersendiri bagi AKP Adek Agus Putrawan.
Dengan mengenakan perlengkapan latihan lengkap, AKP Adek Agus Putrawan tampak fokus menjalani setiap sesi latihan menembak. Suasana latihan berlangsung serius namun tetap penuh semangat, dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur keamanan penggunaan senjata api.
Menurutnya, latihan menembak bukan hanya sebatas menjaga kemampuan teknis, tetapi juga menjadi sarana olahraga yang bermanfaat bagi kesehatan fisik maupun mental anggota kepolisian.
“Latihan menembak kali ini saya lakukan untuk melemaskan sekaligus melatih tangan agar tidak kaku atau kram saat kembali memegang senjata api. Kebetulan olahraga menembak memang sangat saya gemari dan juga sangat baik bagi kami sebagai anggota Polri untuk terus mengasah kemampuan,” ujar AKP Adek Agus Putrawan.
Ia menjelaskan, kemampuan menembak harus terus diasah secara rutin dan berkelanjutan. Menurutnya, keterampilan tersebut sangat penting dimiliki setiap anggota Polri dalam menunjang pelaksanaan tugas di lapangan, terutama saat menghadapi situasi yang membutuhkan kesiapsiagaan dan ketepatan dalam mengambil tindakan.
“Dalam tugas kepolisian, kesiapan personel menjadi hal utama. Menembak bukan hanya soal akurasi, tetapi juga melatih fokus, kesabaran, dan pengendalian emosi. Karena itu kemampuan ini harus terus dijaga melalui latihan rutin,” tambahnya.
Sebagai mantan personel Brimob Medaeng, AKP Adek Agus Putrawan mengaku memiliki banyak kenangan selama bertugas di satuan elite tersebut. Kembalinya dirinya ke Mako Brimob Medaeng untuk berlatih menjadi momen nostalgia sekaligus ajang silaturahmi dengan rekan-rekan lama.
“Brimob Medaeng memiliki banyak kenangan bagi saya. Di tempat inilah dulu saya banyak belajar tentang disiplin, loyalitas, dan kesiapan dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri,” ungkapnya.
Kegiatan latihan tersebut juga menunjukkan komitmen seorang anggota Polri dalam menjaga kualitas dan profesionalisme diri di tengah dinamika tugas yang semakin kompleks. Menurut AKP Adek Agus Putrawan, kemampuan yang dimiliki seorang personel tidak akan maksimal tanpa latihan yang konsisten.
Selain itu, latihan menembak dinilai mampu meningkatkan refleks, koordinasi tubuh, serta kemampuan berpikir cepat dalam situasi tertentu. Oleh sebab itu, ia mendorong seluruh anggota kepolisian untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan dasar kepolisian melalui berbagai bentuk latihan yang positif.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta latihan tetap mematuhi prosedur keamanan dan keselamatan penggunaan senjata api. Hal tersebut dilakukan guna memastikan latihan berjalan aman, tertib, dan sesuai standar yang berlaku.
AKP Adek Agus Putrawan berharap budaya latihan rutin dan peningkatan kemampuan personel terus dijaga di lingkungan kepolisian sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik kepada masyarakat.
“Kemampuan boleh dimiliki, tetapi latihan adalah kunci untuk menjaga ketepatan dan profesionalisme,” tutup AKP Adek Agus Putrawan. (Abie)






