Polsek Jambangan Perkuat Ketahanan Pangan melalui Pemanfaatan Pekarangan Warga Surabaya

  • Whatsapp
Foto: Bhabinkamtibmas Polsek Jambangan bersama Tiga Pilar meninjau lahan Kelompok Tani Satu Padu di Kelurahan Jambangan, Surabaya, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Foto: Bhabinkamtibmas Polsek Jambangan bersama Tiga Pilar meninjau lahan Kelompok Tani Satu Padu di Kelurahan Jambangan, Surabaya, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

SURABAYA, Nusantaraabadinews com – Komitmen memperkuat ketahanan pangan terus diwujudkan melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah, TNI, dan masyarakat. Di tengah keterbatasan lahan perkotaan, pemanfaatan pekarangan produktif menjadi solusi nyata untuk mendukung kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Langkah tersebut terlihat dalam kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Jambangan, Polsek Jambangan, Polrestabes Surabaya, bersama unsur Tiga Pilar di lahan pertanian yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Satu Padu, Kelurahan Jambangan, Kecamatan Jambangan, Surabaya.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB itu dipusatkan di lahan Poktan Satu Padu, RT 06/RW 02, Jalan Jambangan Sawah Nomor 1–3, Kelurahan Jambangan.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jambangan Aiptu Mujianto bersama Lurah Jambangan dan Babinsa berdialog langsung dengan para anggota kelompok tani mengenai pengelolaan lahan produktif serta pengembangan program ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Poktan Satu Padu yang diketuai Sunarmi dan beranggotakan 10 warga menjadi salah satu contoh keberhasilan pemanfaatan lahan perkotaan untuk kegiatan budidaya tanaman yang bernilai ekonomi sekaligus mendukung ketersediaan pangan keluarga.

Kapolsek Jambangan AKP Budiyanto, S.H., menegaskan bahwa kegiatan sambang tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional dengan mendorong masyarakat memanfaatkan setiap potensi lahan yang tersedia.

“Melalui kegiatan sambang ini, kami terus mendorong masyarakat agar berani berinovasi dalam memanfaatkan lahan yang tersedia. Meski berada di kawasan perkotaan dengan kondisi lahan yang terbatas, masih terdapat ruang yang dapat dikelola untuk kegiatan budidaya dan mendukung ketahanan pangan secara mandiri,” ujar AKP Budiyanto, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, keberadaan kelompok tani di kawasan perkotaan membuktikan bahwa keterbatasan lahan tidak menjadi penghalang untuk menghasilkan manfaat bagi masyarakat apabila dikelola secara bersama-sama.

Selain membantu menjaga ketersediaan pangan, kegiatan pertanian perkotaan juga dinilai mampu meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, mempererat kebersamaan warga, serta menumbuhkan semangat gotong royong.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan dan dapat menginspirasi warga lainnya. Ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat,” imbuhnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Kelurahan Jambangan terpantau aman dan kondusif. Sinergi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah kelurahan, serta kelompok masyarakat diharapkan terus terjalin guna mendukung berbagai program pemberdayaan warga, termasuk penguatan ketahanan pangan di kawasan perkotaan.

Keberhasilan Poktan Satu Padu menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu melahirkan solusi nyata dalam menghadapi tantangan keterbatasan lahan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari lingkungan terkecil, yakni pekarangan warga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *