IKA Alumni SMAK Frateran Surabaya Angkatan 2002 Hadirkan Semangat Kebersamaan Lintas Generasi

  • Whatsapp
IMG 20260818 WA0019

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Ikatan Alumni SMAK Frateran Surabaya Angkatan 2002 kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga tali silaturahmi dan kebersamaan lintas generasi melalui sebuah kegiatan yang mempertemukan guru, murid, alumni, serta keluarga besar SMAK Frateran dalam suasana hangat, penuh keakraban dan kekeluargaan.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-63 SMAK Frateran Surabaya sekaligus menyambut Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Momentum ini menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang dunia pendidikan, sekaligus penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan dan semangat kemerdekaan bangsa Indonesia.

Mengusung tema “Be The Light, Light Up The Path, and Pass On The Light”, kegiatan Alumni Frateran 2002 tidak sekadar menjadi ajang reuni dan nostalgia. Lebih dari itu, tema tersebut menjadi pesan kuat agar setiap alumni mampu menjadi pribadi yang memberikan dampak positif, menerangi jalan bagi sesama, serta meneruskan kebaikan dan pengalaman kepada generasi berikutnya.
Setelah lebih dari dua dekade meninggalkan bangku sekolah, para alumni ingin menjadikan pertemuan tersebut sebagai momentum untuk reconnect, collaborate, dan give back kepada almamater.

Semangat tersebut terlihat dari rangkaian kegiatan yang dirancang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mengandung unsur sejarah, olahraga, kebersamaan, pemberdayaan jejaring alumni, hingga refleksi terhadap masa depan keluarga besar SMAK Frateran.

Salah satu kegiatan utama adalah Fun Walk dengan menjelajahi kawasan Surabaya Lama. Para peserta berjalan bersama menyusuri sejumlah sudut bersejarah Kota Pahlawan sambil menikmati suasana kota dan mengenal lebih dekat perjalanan sejarah serta warisan budaya Surabaya.

Fun Walk ini menjadi lebih dari sekadar aktivitas olahraga.
Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi antara guru, murid, dan alumni sekaligus menjadi sarana bagi generasi muda untuk semakin mengenal sejarah kota tempat mereka tumbuh dan menempuh pendidikan.

IMG 20260818 WA0013 IMG 20260818 WA0016Dengan penuh antusiasme, peserta menikmati perjalanan sambil berbagi cerita, pengalaman, dan kenangan. Suasana akrab terlihat sepanjang kegiatan, ketika para alumni kembali mengenang masa sekolah, sementara para guru berkesempatan bertemu kembali dengan anak didik mereka yang kini telah tumbuh dan menjalani berbagai profesi.
Semangat Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan juga terasa dalam kegiatan tersebut. Perjalanan menyusuri kawasan Surabaya Lama seolah mengingatkan bahwa sejarah bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi masa kini untuk terus melangkah dan memberikan kontribusi.
Usai Fun Walk, kegiatan dilanjutkan dengan bazar yang melibatkan berbagai local partner, brand, serta pelaku usaha dari Alumni SMAK Frateran dan jejaringnya.

Bazar tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kebersamaan. Para alumni tidak hanya berkumpul sebagai sebuah komunitas, tetapi juga saling mendukung dengan memberikan ruang bagi berbagai usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus mendorong pertumbuhan brand lokal.

Kehadiran bazar juga memperlihatkan bahwa jejaring alumni dapat dikembangkan menjadi kekuatan positif yang memberikan manfaat lebih luas, baik bagi sesama alumni maupun masyarakat.
Kemeriahan semakin terasa ketika berbagai permainan dan lomba digelar. Guru, murid, dan alumni berbaur tanpa sekat. Tawa dan canda mewarnai kegiatan, sementara semangat kompetisi membuat suasana semakin hidup.

Dalam momen tersebut, batas antargenerasi seolah menghilang. Guru yang dahulu berdiri di depan kelas kini dapat tertawa dan bermain bersama para alumni yang pernah menjadi muridnya. Sementara murid-murid Frateran generasi saat ini mendapat kesempatan berinteraksi secara lebih dekat dengan para alumni.
Momen itu menjadi gambaran nyata bahwa Frateran adalah sebuah keluarga lintas generasi.

Hubungan yang dahulu dimulai dari ruang kelas tidak berhenti ketika seorang siswa lulus.
Relasi tersebut dapat berkembang menjadi persahabatan, mentorship, networking, kepedulian, serta kolaborasi yang terus berjalan bahkan puluhan tahun setelah masa sekolah berakhir.

63 Balon Bintang, Simbol Harapan dan Masa Depan
Salah satu momen paling sakral dalam rangkaian kegiatan adalah ceremony pelepasan 63 balon bintang.
Sebanyak 63 balon berbentuk bintang dilepaskan ke langit sebagai simbol harapan, doa, dan cahaya bagi masa depan keluarga besar Frateran.

Setiap balon bintang menjadi simbol perjalanan panjang SMA Frateran Surabaya selama 63 tahun. Di dalamnya terdapat kenangan, perjuangan, cita-cita, serta harapan yang terus tumbuh dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Langit Surabaya menjadi saksi ketika balon-balon tersebut perlahan terbang ke angkasa. Momen itu sekaligus menjadi refleksi bersama bahwa Frateran tidak hanya berbicara mengenai masa lalu, tetapi juga mengenai masa depan yang terus dibangun melalui nilai, kasih, kepedulian, pendidikan, dan kebersamaan.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat “Be The Light, Light Up The Path, and Pass On The Light”.
Setiap insan Frateran diharapkan mampu menjadi cahaya melalui kehidupan dan karya masing-masing, menerangi jalan orang lain, serta meneruskan cahaya tersebut kepada generasi yang akan datang.

Kehadiran Bu Rudy Tambah Warna Perayaan
Acara semakin istimewa dengan hadirnya Bu Rudy, pengusaha kuliner legendaris asal Surabaya yang dikenal luas melalui Sambal Bu Rudy.
Kehadirannya memberikan warna tersendiri dalam perayaan kebersamaan keluarga besar Frateran. Sosok entrepreneur lokal tersebut juga menjadi representasi semangat kerja keras dan perjalanan usaha yang tumbuh dari Surabaya hingga dikenal luas.

Pertemuan berbagai unsur tersebut membuat kegiatan Alumni Frateran 2002 terasa semakin kuat sebagai perayaan yang menggabungkan persahabatan, sejarah, pendidikan, kewirausahaan, serta kecintaan terhadap Kota Surabaya.

Mulai dari Fun Walk menyusuri Surabaya Lama, bazar alumni dan pelaku usaha lokal, permainan yang mempertemukan guru, murid dan alumni, hingga pelepasan 63 balon bintang, seluruh rangkaian acara memiliki satu benang merah, yakni membangun kebersamaan yang tidak berhenti sebagai kenangan, tetapi diteruskan menjadi kontribusi nyata.

Alumni Bukan Sekadar Nostalgia
Ketua IKA Alumni Frateran 2002, Wishnu Aji Prabowo, menegaskan bahwa kebersamaan alumni seharusnya tidak berhenti pada nostalgia atau reuni semata.
Menurutnya, alumni memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga hubungan dengan almamater dan memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.

IMG 20260818 WA0012 IMG 20260818 WA0015 IMG 20260818 WA0014

“Be The Light berarti kita terlebih dahulu menjadi terang melalui kehidupan dan karya kita. Light Up The Path berarti kehadiran kita dapat membuka dan menerangi jalan bagi orang lain. Dan Pass On The Light berarti kebaikan, pengalaman, serta kesempatan yang kita miliki tidak berhenti pada diri kita sendiri, tetapi diteruskan kepada generasi berikutnya dan orang-orang di sekitar kita,” ujar Wishnu Aji Prabowo.

Ia menambahkan, Frateran bukan hanya tempat para alumni memperoleh pendidikan formal. Lebih dari itu, almamater menjadi tempat terbentuknya persahabatan, nilai kehidupan, kedisiplinan, kepedulian, serta karakter.

Karena itu, setelah lebih dari dua dekade meninggalkan bangku sekolah, Alumni Frateran 2002 ingin tetap hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi almamater maupun lingkungan sekitar.
Semangat tersebut sekaligus menjadi upaya membangun hubungan yang semakin erat antara alumni, guru, sekolah, dan generasi muda Frateran.

Alumni dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi jembatan antargenerasi. Pengetahuan, pengalaman, jejaring, dan kesempatan yang diperoleh selama perjalanan hidup setelah lulus sekolah dapat dibagikan kembali kepada generasi yang lebih muda.
Dengan demikian, keberadaan alumni tidak hanya menjadi catatan sejarah bagi sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan masa depan almamater.

IMG 20260818 WA0017Dari langkah bersama menyusuri kawasan Surabaya Lama, keseruan permainan dan lomba, interaksi antara guru, murid dan alumni, hingga pelepasan 63 balon bintang, seluruh rangkaian kegiatan membawa pesan bahwa kebersamaan dapat diubah menjadi energi positif dan memberikan dampak bagi banyak orang.
Bagi Alumni Frateran 2002, menjadi bagian dari Frateran bukan hanya tentang dari mana seseorang berasal, tetapi juga tentang nilai apa yang mampu diteruskan kepada orang lain.

Semangat tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan pendidikan tidak benar-benar berakhir ketika seseorang meninggalkan gerbang sekolah.
Nilai-nilai yang diperoleh selama berada di almamater akan terus hidup melalui karya, persahabatan, kepedulian, kolaborasi, dan kontribusi kepada masyarakat.

Karena itu, perayaan HUT ke-63 SMAK Frateran Surabaya dan momentum Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia menjadi kesempatan bagi keluarga besar SMAK Frateran untuk kembali meneguhkan komitmen bersama: menjaga persaudaraan, merawat nilai-nilai kebaikan, dan terus menjadi cahaya bagi lingkungan sekitar.

BE THE LIGHT.
LIGHT UP THE PATH.
PASS ON THE LIGHT.
Menjadi terang, menerangi jalan, dan meneruskan terang kepada orang-orang di sekitar kita. (Abie)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *