SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Sebuah karangan bunga misterius muncul di sisi selatan gedung Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (7/9/2026). Keberadaan karangan bunga tersebut menarik perhatian karena memuat ucapan terkait kehamilan sekaligus pesan bernada personal yang menyebut “istri sah suami”.
Karangan bunga yang dihiasi bunga-bunga segar itu tidak diketahui siapa pengirimnya. Namun, nama yang tercantum di dalamnya adalah Irene Angelita Rugian, SH, yang juga disebut sebagai Owner Reins Law Office.
Pada bagian utama karangan bunga tertulis pesan:
“Selamat Atas Kehamilannya.”
Di bawah ucapan tersebut tercantum nama Irene Angelita Rugian, SH, Owner Reins Law Office.
Yang kemudian menjadi perhatian adalah pesan lain yang berada di bagian bawah karangan bunga. Pesan tersebut berbunyi:
“Terima Kasih Sudah Menjaga Suami Saya.”
Sementara pada bagian pengirim tertulis:
“Dari Istri Sah Suami.”
Hingga karangan bunga tersebut ditemukan, belum diketahui secara pasti siapa pihak yang mengirimnya maupun apa maksud sebenarnya dari pesan tersebut.
Nama Irene Angelita Rugian yang tercantum pada karangan bunga turut menjadi sorotan karena terdapat sosok advokat dengan nama yang sama yang sebelumnya pernah muncul sebagai penasihat hukum sejumlah terdakwa dalam perkara dugaan korupsi pemotongan dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kabupaten Sumenep tahun 2024.
Sejumlah terdakwa dalam perkara tersebut, di antaranya Risky Pratama, Wildanun Mukhalladun, dan Amin Arif Santoso, telah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya.
Dokumentasi yang beredar juga memperlihatkan sosok bernama Irene Angelita Rugian bersama Wildanun Mukhalladun, salah satu terdakwa dalam perkara tersebut.
Kemunculan nama yang sama pada karangan bunga di PN Surabaya kemudian memunculkan pertanyaan apakah Irene Angelita Rugian, SH, yang disebut sebagai Owner Reins Law Office, merupakan sosok yang sama dengan advokat yang pernah menjadi penasihat hukum dalam perkara BSPS Kabupaten Sumenep.
Namun, hal tersebut masih memerlukan konfirmasi langsung dari pihak yang bersangkutan.
Konfirmasi telah dilakukan kepada Irene Angelita Rugian untuk memastikan identitas maupun keterkaitannya dengan karangan bunga tersebut.
Namun, hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan. Pesan WhatsApp yang dikirim untuk meminta konfirmasi diketahui telah dibaca, tetapi belum mendapat jawaban.
Di sisi lain, dalam beberapa hari terakhir beredar pemberitaan di sejumlah media online mengenai kabar kehamilan anak pertama seorang perempuan bernama Irene Angelita Rugian.
Kabar tersebut kemudian menjadi perhatian karena dinilai memiliki kemiripan konteks dengan pesan yang tertulis pada karangan bunga yang ditemukan di PN Surabaya.
Meski demikian, belum ada pernyataan langsung dari Irene Angelita Rugian yang mengonfirmasi bahwa dirinya merupakan sosok yang dimaksud dalam karangan bunga tersebut.
Identitas pengirim serta maksud dari pesan yang ditulis juga hingga kini belum diketahui.
Redaksi masih membuka ruang bagi Irene Angelita Rugian maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini untuk memberikan klarifikasi atau menggunakan hak jawab sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik.






