Kolaborasi Lintas Negara, Mahasiswa Keperawatan Gelar Collaborative Teaching dan Pemeriksaan Kesehatan di Kuala Selangor

  • Whatsapp
IMG 20260914 WA0037

KUALA SELANGOR, MALAYSIA, Nusantaraabadinews.com — Semangat kepedulian terhadap kesehatan masyarakat diwujudkan melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang digelar di Yayasan Al-Muhammadiyah, Kampung Kuantan, Kuala Selangor, Malaysia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program internasional yang mempertemukan akademisi dan mahasiswa keperawatan dari sejumlah institusi di Indonesia maupun Filipina.

Tidak sekadar menjadi kegiatan sosial, agenda CSR ini juga menjadi ruang pembelajaran dan kolaborasi lintas institusi serta lintas negara. Para peserta memperoleh kesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuan keperawatan yang dimiliki secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus membangun pengalaman dalam memberikan pelayanan kesehatan dengan pendekatan yang humanis dan kolaboratif.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi Collaborative Teaching yang disampaikan oleh Dr. Joni Haryanto, S.Kp., M.Si., dengan topik “Emergency Care for Older Adults”.

Materi tersebut menitikberatkan pada pentingnya pemahaman mengenai penanganan kondisi kegawatdaruratan pada kelompok lanjut usia. Kelompok lansia memiliki karakteristik serta kebutuhan kesehatan yang berbeda sehingga membutuhkan perhatian khusus, terutama ketika menghadapi kondisi yang memerlukan respons cepat dan tepat.

Dalam sesi pembelajaran tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai konsep emergency care pada lansia, tetapi juga diajak untuk memahami pentingnya peran tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, aman, dan sesuai dengan kebutuhan pasien lanjut usia.

Pendekatan Collaborative Teaching sekaligus menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarpeserta. Perbedaan latar belakang institusi dan negara justru menjadi kekuatan dalam proses pembelajaran, karena masing-masing peserta dapat berbagi perspektif mengenai praktik keperawatan serta pelayanan kesehatan di lingkungan masing-masing.

Setelah sesi pembelajaran selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat, khususnya kelompok lansia yang berada di Yayasan Al-Muhammadiyah, Kampung Kuantan.

Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan secara kolaboratif oleh para delegasi yang berasal dari Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Aisyiyah Yogyakarta, serta Calayan dari Filipina.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian CSR karena memberikan kesempatan kepada para peserta untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Para delegasi tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga memberikan edukasi dan berbagi informasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta mengenali berbagai kondisi yang membutuhkan perhatian dan penanganan lebih lanjut.

Interaksi langsung antara mahasiswa, akademisi, dan masyarakat juga memberikan pengalaman berharga bagi para peserta. Mereka dituntut untuk mampu berkomunikasi secara efektif, membangun hubungan yang baik dengan masyarakat, bekerja dalam tim, serta menerapkan pengetahuan keperawatan secara langsung sesuai dengan kondisi di lapangan.

Bagi mahasiswa keperawatan, pengalaman tersebut memiliki nilai penting karena proses pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas maupun lingkungan rumah sakit. Kehadiran mereka di tengah masyarakat memberikan kesempatan untuk memahami kebutuhan kesehatan secara lebih luas sekaligus menumbuhkan kepekaan terhadap persoalan kesehatan yang dihadapi kelompok masyarakat, khususnya lansia.

Kegiatan CSR di Yayasan Al-Muhammadiyah juga menjadi momentum istimewa karena mempertemukan peserta dari berbagai institusi dan negara dalam satu kegiatan sosial. Kolaborasi antara delegasi Indonesia dan Filipina memperlihatkan bahwa bidang kesehatan merupakan ruang bersama yang mampu menyatukan berbagai latar belakang untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Semangat kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan internasional tidak harus selalu berorientasi pada aspek akademik semata. Program seperti ini dapat menjadi sarana untuk menggabungkan pendidikan, pelayanan kesehatan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kapasitas mahasiswa dalam satu rangkaian kegiatan.

Melalui keterlibatan secara langsung dalam pemeriksaan kesehatan dan edukasi masyarakat, para mahasiswa juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan berbagai kemampuan pendukung profesi. Mulai dari komunikasi dengan pasien, kerja sama tim, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru, hingga membangun kepedulian sosial dan sikap profesional sebagai calon tenaga kesehatan.

Sementara bagi masyarakat, kehadiran para delegasi di Yayasan Al-Muhammadiyah diharapkan dapat memberikan manfaat, terutama melalui pemeriksaan kesehatan dan informasi mengenai upaya menjaga kesehatan pada usia lanjut.

Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa ilmu keperawatan dapat memberikan kontribusi secara luas kepada masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh melalui proses pendidikan dapat diimplementasikan dalam berbagai lingkungan dan tidak terbatas pada ruang kelas, laboratorium, maupun rumah sakit.

Lebih jauh, kegiatan CSR ini juga menjadi bentuk nyata pengabdian yang dilakukan dalam suasana internasional. Pertemuan antara akademisi dan mahasiswa dari berbagai negara membuka peluang terbangunnya jejaring baru sekaligus memperkuat semangat kerja sama dalam bidang pendidikan dan kesehatan.

Kegiatan di Yayasan Al-Muhammadiyah, Kampung Kuantan, diharapkan tidak berhenti sebagai agenda sesaat, tetapi dapat menjadi bagian dari pengalaman yang mendorong lahirnya berbagai bentuk kolaborasi berkelanjutan.

Semangat yang dibangun melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berkembang menjadi kerja sama di bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat, baik pada tingkat nasional maupun internasional.

Pada akhirnya, CSR di Kuala Selangor bukan hanya menjadi kegiatan pelayanan kesehatan, melainkan juga menjadi ruang bertemunya ilmu, kepedulian, dan semangat kolaborasi. Para mahasiswa mendapatkan pengalaman internasional yang berharga, sementara masyarakat memperoleh manfaat melalui kehadiran dan pelayanan yang diberikan para delegasi.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keperawatan memiliki peran yang luas dalam kehidupan masyarakat. Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi lintas batas negara, ilmu keperawatan dapat terus hadir untuk memberikan manfaat, membangun kepedulian, serta memperkuat hubungan antar lembaga dan antarbangsa melalui bidang kesehatan. (Abie)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *