SIDOARJO, Nusantaraabadinews.com — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi momentum penting untuk kembali memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Semangat tersebut juga menjadi pengingat pentingnya persatuan, gotong royong serta kebersamaan dalam membangun negeri.
Dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 dengan semangat “Bersama Membangun Negeri”, Kepala Desa Medaeng, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Alex Kuswanto, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Alex Kuswanto, Pancasila bukan sekadar dasar negara dan ideologi bangsa, tetapi juga menjadi landasan moral dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, saling menghargai dan mengedepankan kepentingan bersama.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Alex Kuswanto.
Ia menegaskan bahwa pembangunan di tingkat desa membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah desa tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan, partisipasi dan kepedulian warga.
Karena itu, semangat gotong royong yang menjadi bagian dari nilai-nilai Pancasila perlu terus dipelihara. Kebersamaan antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, tokoh masyarakat, pemuda serta seluruh warga dinilai menjadi modal penting untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
Alex juga mengajak masyarakat Desa Medaeng untuk menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Perbedaan latar belakang, pandangan maupun kepentingan tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah persaudaraan.
“Berbeda pilihan atau pendapat adalah hal yang biasa dalam kehidupan bermasyarakat. Namun persatuan dan kerukunan harus tetap kita jaga. Mari kita kedepankan musyawarah, saling menghormati dan gotong royong untuk kepentingan masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Alex Kuswanto menyampaikan bahwa momentum Hari Kesaktian Pancasila juga dapat dijadikan sebagai refleksi bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Menurutnya, pembangunan desa bukan hanya berbicara mengenai pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyangkut peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan kepada masyarakat, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, keamanan serta terciptanya lingkungan sosial yang kondusif.
“Bersama membangun negeri bisa dimulai dari lingkungan terkecil, dari desa. Ketika masyarakat dan pemerintah desa bersatu, saling mendukung dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan lingkungan, maka pembangunan akan berjalan lebih baik,” katanya.
Ia berharap semangat Hari Kesaktian Pancasila dapat terus diterapkan dalam berbagai aktivitas masyarakat Desa Medaeng. Nilai persatuan, kemanusiaan, musyawarah, keadilan sosial dan semangat gotong royong diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui tindakan nyata.
Alex juga mengajak generasi muda Desa Medaeng untuk ikut mengambil peran dalam pembangunan. Menurutnya, pemuda memiliki energi, kreativitas dan gagasan yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Generasi muda harus menjadi bagian dari pembangunan. Mari gunakan teknologi dan kreativitas untuk hal-hal yang positif, tetap menjaga nilai-nilai Pancasila serta ikut memberikan kontribusi bagi kemajuan desa,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Desa Medaeng juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebangsaan di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat. Kemajuan teknologi dan arus informasi harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat untuk menyaring informasi serta tetap menjaga etika dan persaudaraan.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 akhirnya tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa, tetapi juga menjadi pengingat bahwa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan tanggung jawab bersama.
Dari Desa Medaeng, semangat tersebut diharapkan dapat terus tumbuh melalui kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, pembangunan di tingkat desa diharapkan semakin kuat, inklusif dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
“Mari kita jaga Pancasila, jaga persatuan, dan bersama-sama membangun negeri mulai dari desa kita tercinta,” pungkas Alex Kuswanto. (Abie)






