LLDIKTI VII Jatim dan LAM INFOKOM Tingkatkan Mutu Pendidikan Lewat Sosialisasi dan Pendalaman Instrumen Akreditasi 2.0

  • Whatsapp
Img 20250630 Wa0069
Peserta mengikuti sosialisasi Instrumen Akreditasi 2.0 yang digelar LLDIKTI VII dan LAM INFOKOM di Unitomo Surabaya.

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur bersama Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pendalaman Instrumen Akreditasi 2.0.

Kegiatan yang digelar serentak di dua lokasi, yakni Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dan Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya ini, menyasar pada para pimpinan dan pengelola Program Studi (Prodi) di bidang Informatika dan Komputer.

Bacaan Lainnya
Img 20250630 Wa0069
Peserta mengikuti sosialisasi Instrumen Akreditasi 2.0 yang digelar LLDIKTI VII dan LAM INFOKOM di Unitomo Surabaya.

Wakil Ketua 3 APTIKOM Provinsi Jawa Timur 1, Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA hadir mewakili Ketua APTIKOM Provinsi Jawa Timur, berharap mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman menyeluruh kepada para pimpinan dan pengelola program studi di bidang informatika dan komputer, agar dapat menyesuaikan diri dengan perubahan kebijakan akreditasi terbaru serta meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

“Kita mengadakan kegiatan sosialisasi ini di dua tempat, dan saya mewakili yang di Surabaya. Sebelumnya saya ingin menyampaikan sebuah pantun Nasi kuning dibungkus daun pisang, Aromanya sedap menggoda selera, Pelajari akreditasi 2.0 dengan hangat dan cermat, Supaya hasil terbaik kita jadi juara, bukan cuma cerita belaka,” kata Supangat dalam sambutannya di Unitomo Surabaya, Senin (30/06/25).

Dalam sambutannya ini, Supangat juga menjelaskan beberapa poin penting terkait perubahan paradigma dalam akreditasi.

“Saya mewakili APTIKOM Jatim. Sosialisasi dan pendalaman ini memuat beberapa catatan penting yang perlu diikuti hingga selesai. Pertama, ada paradigma baru, dari compliance menuju continuous improvement. Akreditasi kini bukan sekadar pemenuhan syarat, tetapi mendorong perbaikan berkelanjutan dan inovasi di tiap program studi,” jelas Supangat.

Supangat juga menekankan beberapa prinsip kunci dalam Instrumen Akreditasi 2.0

“Kedua adalah fokus pada inovasi, transformasi, dan nilai strategis. Instrumen ini dirancang sebagai alat strategis untuk transformasi lembaga dan peningkatan mutu, bukan sebagai beban administratif,” ujarnya.

Ketiga, integrasi dimensi keberlanjutan dan inklusi. Instrumen ini menjamin aspek kesetaraan akses dan keberlanjutan dalam proses akreditasi, menjawab tuntutan global dan nasional.

“Terakhir, penyederhanaan kriteria dari 9 menjadi 6. Struktur kriteria kini lebih ringkas dan efisien, dengan bobot yang lebih tajam, menitikberatkan pada dampak riil terhadap mutu dan lulusan, bukan hanya kelengkapan dokumen. Mohon diikuti dengan cermat, agar Bapak Ibu mendapatkan insight dari kegiatan ini,” terang Supangat lagi.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait berbagai instrumen LAM INFOKOM, mulai dari kriteria 1 hingga kriteria 5, oleh narasumber yang kompeten.

Sosialisasi berlangsung selama dua hari. Pada hari kedua, 1 Juli 2025, kegiatan berlanjut dengan pembagian kelompok, dilanjutkan dengan diskusi Laporan Evaluasi Diri (LED) untuk kriteria 1 hingga 5, dan ditutup dengan paparan hasil diskusi oleh masing-masing kelompok.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman menyeluruh kepada para pimpinan dan pengelola program studi di bidang informatika dan komputer, agar dapat menyesuaikan diri dengan perubahan kebijakan akreditasi terbaru serta meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Sementara itu, kegiatan ini dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., perwakilan dari LAM INFOKOM, serta rektor ITN Malang dan Unitomo Surabaya. Turut hadir pula perwakilan dari IndoCEISS Provinsi Jawa Timur dan AISINDO Chapter Jawa Timur.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *