Bupati Madiun Buka TMMD ke-125, demi Percepat Akses Warga

  • Whatsapp
Img 20250723 Wa0214

MADIUN – Bupati Madiun, Hari Wuryanto, secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tahun anggaran 2025 di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Rabu (23/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan, mulai 23 Juli hingga 21 Agustus 2025 ini menyasar pembangunan fisik dan non-fisik. TMMD kali ini mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.”

Img 20250723 Wa0215Upacara pembukaan yang berlangsung Khimad dan meriah dihadiri oleh Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, Wakil Bupati,Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya, Dandim 0803/Madiun Letkol Kav. Widhi Bayu Sudibyo, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ,Camat se kabupaten Madiun,kepala desa se kecamatan Dagangan dan Instansi terkait.
Acara ini menandai dimulainya gotong royong akbar antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Img 20250723 Wa0213“Terbukanya akses jalan ini bukan sekadar pembangunan fisik, ini adalah upaya membuka gerbang peradaban dan ekonomi bagi masyarakat kami yang terisolasi,” ujar Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto.

“TMMD bukan sekadar proyek, ini adalah investasi sosial jangka panjang. Ini adalah cara kami memastikan bahwa setiap jengkal tanah air, termasuk di Desa Ngranget ini, merasakan kehadiran negara dan pemerataan pembangunan,” tegasnya.

Program ini sejalan dengan visi Kabupaten Madiun untuk menjadi daerah yang “Bersahaja” (Bersih, Sehat, dan Sejahtera), dengan fokus mempercepat pembangunan di kawasan tertinggal dan terpencil.
Salah satu program fisik utama yang menjadi perhatian adalah pembukaan akses jalan dari Dusun Wukir menuju Dusun Nglengko, Desa Padas, Kecamatan Dagangan, dengan panjang 3,5 kilometer. Jalan ini dibangun dengan cara membelah lereng Gunung Wilis.

“Dulunya jarak tempuh dari Wukir ke Nglengko mencapai 17 kilometer, sekarang hanya 3,5 kilometer. Ini sangat signifikan untuk mobilitas warga dan pengembangan ekonomi lokal,” ujar Bupati Hari.

Selain pembangunan jalan, program fisik lainnya meliputi renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembangunan masjid.

Untuk kegiatan non-fisik, TMMD ke-125 juga menggelar penyuluhan tentang wawasan kebangsaan dan bela negara, hukum dan kamtibmas, bahaya narkoba, pertanian, kesehatan, peternakan, program keluarga berencana, perlindungan hutan, hingga penanggulangan stunting.

Dalam kesempatan itu, Bupati Hari turut membagikan Bantuan Sosial Tunai (BST) bersama jajaran TNI dan Polri kepada warga setempat.

“TMMD sangat membantu percepatan pembangunan desa, tumbuhnya perekonomian, dan meningkatnya kualitas hidup masyarakat. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut,” pungkasnya.(Tia/Merry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *