SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Sebanyak 250 peserta dari berbagai penjuru tanah air, antusias mengikuti lomba burung berkicau yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 sekaligus sebagai ajang silaturahmi, Minggu (10/08/25).
Antusiasme peserta dan penonton terlihat dari ramainya area parkir Puspa Agro Jalan Jemundo Taman Sidoarjo, yang menjadi lokasi lomba.
Area lomba dipenuhi oleh para pecinta burung dari berbagai kalangan usia, menunjukkan bahwa hobi ini masih sangat digemari
Tampak para peserta dengan tegang mengikuti jalannya penilaian. Tidak jarang mereka memberikan semangat kepada burung andalannya dengan harapan dapat tampil maksimal.
Sorakan meriah dari penonton pun, sesekali terdengar saat ada burung yang menampilkan performa istimewa.
Agus, salah satu peserta asal Jakarta, yang turut meramaikan kompetisi mengaku sengaja datang jauh-jauh untuk menjajal kemampuan burung andalannya.
“Burung saya namanya Sulaiman dan sudah belasan kali juara di berbagai perlombaan. Saya optimis bisa pulang membawa salah satu hadiah utama,” ujar Agus dengan nada penuh keyakinan.
Lomba yang diselenggarakan oleh komunitas Murai Batu Bersaudara (MBB) ini, menarik perhatian para pecinta burung berkicau dengan total hadiah yang fantastis.
Tidak tanggung-tanggung, panitia menyediakan berbagai hadiah menarik mulai dari piala, motor listrik, motor, hingga hadiah utama berupa satu unit mobil.
Ketua MBB, Wahyu Setya Andhika, menyebut acara ini diselenggarakan bukan hanya untuk mencari juara, melainkan juga untuk mempererat tali persaudaraan antar-pecinta burung.
“Kami ingin menjadikan lomba ini sebagai ajang silaturahmi, dimana para peserta bisa saling berbagi pengalaman dan memperkuat komunitas. Serta sebagai launching berdirinya MBB,” terang Wahyu.
Wahyu menambahkan, lomba kali ini mempertandingkan 12 kelas, dimana setiap kelasnya diberi waktu 10 menit untuk menunjukkan performa terbaik.
“Para juri yang berpengalaman menilai setiap kicauan, volume, durasi, dan gaya burung dengan cermat untuk menentukan pemenang,” jelasnya.
Di akhir acara, para juara dari 12 kelas naik ke panggung untuk menerima hadiahnya. Hadiah utama berupa satu unit mobil menjadi daya tarik utama yang membuat suasana semakin meriah.
Lomba kicau burung murai batu di Jemundo ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan, yang terus mempromosikan persatuan dan hobi positif di kalangan masyarakat, khususnya pecinta burung berkicau.
“Dengan suksesnya acara ini, komunitas MBB berhasil membuktikan bahwa hobi burung berkicau bisa menjadi wadah yang efektif untuk menjalin silaturahmi, serta memotivasi para anggotanya untuk terus berprestasi,” terang Wahyu.(**)






