Mahasiswa UMSurabaya KKN di Korsel, Belajar Membuat Makanan Sehat Kimbap

  • Whatsapp
Img 20250905 Wa0130

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Korea Selatan, belajar kuliner tradisional Negeri Ginseng.

Dengan didampingi dosen serta perwakilan resmi dari pihak Kimchi School, peserta mahasiswa KKN internasional ini mengikuti kegiatan praktik membuat kimbap di Kimchi School, Seoul.

Bacaan Lainnya

Acara diawali dengan perkenalan sejarah kuliner tradisional Korea, khususnya kimbap dan kimchi yang kini telah dikenal luas di berbagai negara.

Para peserta juga diperlihatkan proses pembuatan “kim/김” atau rumput laut, bahan penting dalam kimbap.

Dahulu, rumput laut hanya bisa dinikmati keluarga kerajaan dan kalangan bangsawan karena proses produksinya rumit dan memakan waktu lama.

Namun kini, dengan teknologi modern, rumput laut dapat diproduksi secara massal sehingga menjadi makanan populer yang mudah dijumpai di restoran hingga hotel.

Dalam kesempatan itu, instruktur Kimchi School memberikan demonstrasi langsung pembuatan kimbap, mulai dari pemilihan bahan, teknik menggulung, hingga penyajian.

Mahasiswa tampak antusias saat mencoba menggulung kimbap sendiri, bahkan saling berbagi pengalaman tentang rasa baru yang mereka temukan. Interaksi hangat antara mahasiswa dan instruktur membuat suasana semakin meriah.

Dosen pendamping, Arin Setyowati menegaskan bahwa pengalaman ini bukan sekadar belajar kuliner, tetapi juga memperluas wawasan lintas budaya.

“Mahasiswa bisa langsung merasakan bagaimana budaya Korea hadir dalam kehidupan sehari-hari melalui makanan. Ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka, tidak hanya sebatas pengetahuan kuliner, tapi juga pemahaman tentang tradisi dan nilai-nilai masyarakat Korea,” terang Arin yang juga Kepala LRIPM UMSurabaya, Jumat (05/09/25).

Wakil Rektor Bidang Riset, Kerjasama, dan Digitalisasi UMSurabaya, Radius Setiyawan, menyebut kegiatan ini selaras dengan tujuan KKN internasional, yakni membangun keterampilan global mahasiswa.

“Belajar membuat kimbap di Kimchi School adalah bagian dari pembelajaran kontekstual. Mahasiswa tidak hanya mengasah keterampilan, tetapi juga mengembangkan sensitivitas budaya,” kata Radius.

Kegiatan ditutup dengan memperlihatkan hasil kimbap buatan mahasiswa yang disusun rapi di atas meja. Selain itu, mahasiswa juga mendapat kesempatan mencoba hanbok, pakaian tradisional Korea, lengkap dengan latar belakang rumah tradisional dan miniatur istana kerajaan untuk berswafoto.

Melalui kunjungan ke Kimchi School ini, mahasiswa UMSurabaya tidak hanya memperkaya pengetahuan mereka tentang kuliner sehat Korea, tetapi juga membawa pulang pengalaman budaya yang akan memperkaya perjalanan mereka selama mengikuti program KKN Internasional di Korea Selatan.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *