Hari Pendidikan Nasional 2026, MAKI Jatim Dorong Dunia Pendidikan Bebas Korupsi dan Berkeadilan

  • Whatsapp
IMG 20260502 WA0014

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com  – Momentum Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei kembali dimaknai sebagai tonggak penting dalam membangun masa depan bangsa melalui sektor pendidikan. Pada peringatan tahun 2026 ini, MAKI Jatim menyampaikan pesan tegas sekaligus ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga marwah pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.

Dalam pernyataan resminya, MAKI Jatim menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan kunci dalam mencetak generasi yang cerdas, berintegritas, dan berkeadilan. Oleh karena itu, dunia pendidikan harus dijaga dari berbagai bentuk penyimpangan, termasuk praktik korupsi dan kepentingan yang dapat merusak nilai-nilai luhur pendidikan itu sendiri.

“Pendidikan adalah kunci membangun bangsa yang cerdas, berintegritas, dan berkeadilan. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga marwah pendidikan demi masa depan generasi Indonesia,” demikian pernyataan MAKI Jatim.

Lebih lanjut, MAKI Jatim juga menyoroti pentingnya menciptakan sistem pendidikan yang bersih dan transparan. Mereka mendorong agar seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, institusi pendidikan, hingga masyarakat, bersinergi dalam memastikan tidak ada ruang bagi praktik korupsi di dunia pendidikan.

Menurut MAKI Jatim, korupsi di sektor pendidikan tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia. Ketika anggaran pendidikan disalahgunakan atau kebijakan diintervensi oleh kepentingan tertentu, maka yang menjadi korban adalah generasi muda yang seharusnya mendapatkan hak pendidikan yang layak dan berkualitas.

Selain itu, MAKI Jatim juga mengajak seluruh pihak untuk terus melanjutkan semangat transformasi pendidikan melalui program “Merdeka Belajar” yang telah digaungkan pemerintah. Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik.

“Bergerak bersama, lanjutkan Merdeka Belajar untuk Indonesia maju. Pendidikan harus menjadi ruang yang bebas dari tekanan kepentingan, serta fokus pada upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,” lanjut pernyataan tersebut.

Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional ini, MAKI Jatim berharap kesadaran kolektif seluruh elemen bangsa semakin meningkat untuk menjaga integritas dunia pendidikan. Mereka juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pendidikan agar tetap berada pada jalur yang benar, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi refleksi bersama untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan pendidikan Indonesia yang bersih, adil, dan berkualitas demi masa depan bangsa yang lebih baik. (Abie)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *