Surabaya, Nusantaraabadinews.com 21 April 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada Selasa (21/4/2026), Kepala SMAK Frateran Surabaya, Fr. William Satel Sura BHK, S.Pd., M.M., bersama seluruh guru, staf, dan karyawan menyampaikan ucapan selamat Hari Kartini kepada seluruh perempuan Indonesia, khususnya para pelajar yang tengah menempuh pendidikan.
Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa dan perjuangan Raden Ajeng Kartini, tokoh emansipasi perempuan Indonesia yang lahir pada 21 April 1879 dan wafat pada 17 September 1904. Sosok Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi, terutama dalam memperjuangkan hak pendidikan bagi kaum wanita di masa penjajahan.
Dalam pernyataannya, Fr. William Satel Sura BHK, S.Pd,.MM, menegaskan bahwa semangat Kartini harus terus dihidupkan dalam dunia pendidikan modern.
Menurutnya, perempuan masa kini memiliki peran strategis dalam membangun bangsa melalui pendidikan, karakter, dan kepemimpinan.
“Hari Kartini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum refleksi bagi kita semua untuk terus mendorong kesetaraan, khususnya dalam akses pendidikan. Perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan di berbagai bidang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa SMAK Frateran Surabaya berkomitmen untuk memberikan ruang yang setara bagi seluruh siswa tanpa memandang gender, serta menanamkan nilai-nilai keberanian, integritas, dan semangat juang sebagaimana yang dicontohkan oleh Kartini.
Seluruh civitas akademika SMAK Frateran Surabaya turut menggaungkan pesan inspiratif Kartini yang terkenal, “Habis gelap terbitlah terang.” Ungkapan ini dimaknai sebagai simbol harapan dan perjuangan menuju masa depan yang lebih baik, khususnya bagi perempuan Indonesia.
Para guru dan staf juga berharap agar para siswi dapat meneladani semangat Kartini dalam meraih cita-cita, tidak mudah menyerah, serta berani bermimpi besar.
Di sisi lain, para siswa laki-laki juga diajak untuk mendukung dan menghargai peran perempuan dalam kehidupan sosial maupun profesional.
Peringatan Hari Kartini di lingkungan SMAK Frateran Surabaya menjadi wujud nyata komitmen lembaga pendidikan dalam membangun generasi muda yang berkarakter, inklusif, dan berdaya saing tinggi. Semangat Kartini diharapkan terus hidup dan berkembang dalam diri setiap pelajar sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Dengan semangat “Habis Gelap Terbitlah Terang,” seluruh keluarga besar SMAK Frateran Surabaya optimistis bahwa generasi muda Indonesia, baik laki-laki maupun perempuan, mampu membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara. (Abie)






