Nusantaraabadinews.com – TNI AL. Kodiklatal. Surabaya, 12 Mei 2026
Komandan Kodiklatal (Dankodiklatal) Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah menghadiri acara tasyakuran dalam rangka peringatan Hari Pendidikan TNI Angkatan Laut (Hardikal) ke-80 Tahun 2026, yang berlangsung di Gedung Samudera Bumimoro (GSB) Kodiklatal, Surabaya, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., beserta Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali. Suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur mewarnai peringatan delapan dekade pengabdian lembaga pendidikan TNI Angkatan Laut dalam mencetak prajurit-prajurit terbaik bangsa.
Momentum tasyakuran ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali sebagai simbol rasa syukur dan harapan untuk kemajuan pendidikan TNI AL ke depan. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada perwakilan Dosen Terbaik dan Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, prestasi, dan semangat pengabdian dalam dunia pendidikan TNI AL.
Dalam sambutannya, Dankodiklatal menyampaikan bahwa peringatan Hardikal ke-80 menjadi momentum refleksi sekaligus rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berbagai capaian dan prestasi lembaga pendidikan TNI Angkatan Laut selama 80 tahun mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Mengusung tema ‘Mendidik Prajurit Samudera yang Profesional dan Berkarakter’, mari kita jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan peran dan kontribusi lembaga pendidikan TNI AL dalam membentuk prajurit Jalasena yang profesional dan berkarakter,” ujar Dankodiklatal.
Pada kesempatan tersebut, Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali juga menegaskan bahwa Peringatan Hari Pendidikan TNI Angkatan Laut merupakan momentum penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan profesional. Menurutnya, prajurit TNI AL harus memiliki kemampuan, disiplin, serta penguasaan teknologi modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Lebih lanjut, Kasal menekankan bahwa karakter menjadi fondasi utama seorang prajurit Jalasena, yang tercermin melalui integritas, loyalitas, jiwa patriotisme, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan TNI Angkatan Laut yang profesional, modern, dan tangguh menghadapi tantangan masa depan.
Acara tasyakuran berlangsung meriah dengan penampilan teatrikal sejarah Pendidikan TNI Angkatan Laut dan penampilan lagu medley serta tarian dari berbagai daerah di Indonesia. Ragam pertunjukan budaya tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mencerminkan semangat persatuan, keberagaman, serta kecintaan terhadap budaya Nusantara yang terus dijaga di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Demikian berita Dinas Penerangan Kodiklatal.






