Panen Raya Lele Polsek Krembangan Surabaya Hasilkan 90 Kg, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

  • Whatsapp
Foto: Polsek Krembangan bersama PPL Surabaya dan KWT Dorang Cinta saat panen raya ikan lele sebanyak 90 kilogram di lahan ketahanan pangan Kelurahan Perak Barat Surabaya.
Foto: Polsek Krembangan bersama PPL Surabaya dan KWT Dorang Cinta saat panen raya ikan lele sebanyak 90 kilogram di lahan ketahanan pangan Kelurahan Perak Barat Surabaya.

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Polsek Krembangan, jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui berbagai kegiatan produktif yang melibatkan masyarakat.

Bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kota Surabaya dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dorang Cinta, personel penggerak ketahanan pangan Polsek Krembangan sukses menggelar panen raya ikan lele di lahan ketahanan pangan yang berada di Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan, Surabaya.

Bacaan Lainnya

Dalam panen tersebut, kelompok tani binaan berhasil menghasilkan sebanyak 90 kilogram ikan lele. Hasil panen yang mendekati satu kuintal itu langsung terserap pasar lokal karena tingginya minat masyarakat terhadap produk budidaya tersebut.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, mengatakan bahwa seluruh hasil panen lele langsung habis terjual kepada warga Kelurahan Perak Barat. Penjualan dilakukan baik secara langsung di lokasi panen maupun melalui sistem pemesanan yang dikoordinasikan melalui grup WhatsApp (WAG).

“Polres Pelabuhan Tanjung Perak melalui personel penggerak ketahanan pangan Polsek Krembangan berkomitmen penuh mengawal produktivitas pangan di tingkat lokal. Hasil panen lele sebanyak 90 kilogram ini langsung habis terjual kepada warga berdasarkan pesanan langsung maupun lewat WAG,” ujar Iptu Suroto.

Antusiasme warga menjadi bukti bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan tidak hanya memberikan manfaat dalam pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Menurut Iptu Suroto, budidaya dan panen ikan lele yang dilakukan Polsek Krembangan bersama para mitra bukan sekadar kegiatan pertanian perkotaan. Program tersebut merupakan implementasi nyata dalam mendukung kebijakan ketahanan pangan yang diinstruksikan oleh Polda Jawa Timur.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung agenda strategis pemerintah pusat dalam memperkuat kemandirian pangan nasional.

“Lebih luas lagi, program ini menjadi kepanjangan tangan dari agenda strategis nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia guna mewujudkan swasembada pangan di seluruh pelosok negeri,” paparnya.

Keberhasilan panen raya lele ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara kepolisian, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan kelompok masyarakat seperti KWT Dorang Cinta dalam membangun ketahanan pangan berbasis komunitas.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan program ketahanan pangan tidak hanya mampu menjaga ketersediaan pasokan pangan secara mandiri, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, membuka peluang ekonomi baru, serta membantu pemenuhan kebutuhan gizi warga secara berkelanjutan.

Dengan hasil yang positif dan dukungan masyarakat yang tinggi, program ketahanan pangan Polres Pelabuhan Tanjung Perak diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mewujudkan swasembada pangan dari tingkat lokal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *