Pemkab Tulungagung Gelar Doa Bersama Sambut 1 Muharram 1448 H di Pendopo Kongas Arum

  • Whatsapp
IMG 20260616 WA0064

Tulungagung, Nusantaraabadinews.com Plt. Bupati Tulungagung bersama masyarakat serta pemuka agama menggelar doa bersama di akhir tahun bertempatkan di pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (15/6/2026) malam. Pemkab Tulungagung menyambut pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dengan menggelar doa akhir dan awal tahun serta istighotsah. Momentum pergantian tahun baru Islam ini diharapkan dapat menjadi perubahan menuju Tulungagung yang lebih baik lagi.

​Rangkaian acara yang diawali dengan pembacaan doa akhir dan awal tahun Hijriah, menjadi momentum refleksi spiritual bagi jajaran pemerintah dan masyarakat, dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah.

Kabag Kesra Pemkab Tulungagung, Makrus Manan mengatakan kegiatan ini rutin digelar setiap tahun untuk memperingati malam pergantian tahun Islam. Namun ada yang berbeda pada tahun ini. Jika biasanya Pemkab hanya menggelar doa akhir dan awal tahun, kali ini ditambah dengan acara istigotsah, ceramah dan Selawat Barzanzi.

“Ada yang berbeda tahun ini, kami menambahkan istigotsah, ada ceramah juga dan ditutup dengan pembacaan Selawat Berzanzi,” ujarnya.

Kemeriahan suasana religius semakin terasa saat alunan istighotsah dipanjatkan oleh ratusan jamaah yang hadir. Acara ditutup dengan mauidzoh hasanah yang disampaikan oleh KH. Muchsin Gozali.

​Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat, terutama para ulama, dalam menjalankan roda pemerintahan.

​”Pemerintah Kabupaten Tulungagung mohon doa dan dukungan dari seluruh warga masyarakat, khususnya para tokoh ulama. Tugas pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa sinergi dan dukungan dari masyarakat,” ujar Ahmad Baharudin.

​Ia menambahkan, momentum tahun baru Hijriah ini diharapkan menjadi pelecut semangat untuk memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempercepat pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta elemen masyarakat. Suasana semakin hangat saat Plt. Bupati menyapa langsung grup sholawat dari Ishari NU Kabupaten Tulungagung yang tampil memukau, merefleksikan nilai-nilai gotong royong dan pelestarian tradisi keagamaan di Tulungagung.

​Melalui kegiatan ini, Pemkab Tulungagung berharap 1448 Hijriah menjadi tahun yang membawa keberkahan, mempererat tali persaudaraan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Tulungagung. (Sup)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *