BANTUL, Nusantaraabadinews.com – Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menghadiri Upacara Agung Peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Bantul yang digelar di Lapangan Trirenggo, Jalan Ir. H. Juanda, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Senin (20/07/2026).
Upacara peringatan bertajuk “Dharmaning Satriya Akarya Raharjaning Nagari” (Kewajiban seorang kesatria adalah mewujudkan kesejahteraan negeri) ini dipimpin langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, selaku Inspektur Upacara. Momentum historis ini merefleksikan perjalanan panjang Kabupaten Bantul (20 Juli 1831 – 20 Juli 2026) dalam memperkuat nilai budaya, sejarah, dan semangat kebangsaan.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi TNI-Polri dan pejabat pemerintahan, di antaranya Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., Kadister Lanud Adisutjipto Kolonel Lek Kurniawan P. Yudhono, Dandenpomal Lanal Yogyakarta Mayor Laut (PM) Buang Kuswanto, Walikota Yogyakarta, para Bupati se-DIY, unsur Forkopimda Kabupaten Bantul, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih menyampaikan komitmen pembangunan daerah yang tertuang dalam Nawala Bupati, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bantul yang merata yaitu Peningkatan Kualitas SDM, Gerbang Kemakmuran, Pemerataan Infrastruktur, Kekompakan Sosial, Reformasi Birokrasi
“Kami memohon arahan, nasihat, dan masukan dari Bapak Gubernur DIY demi terwujudnya Kabupaten Bantul yang semakin baik, maju, aman, tenteram, serta Gemah Ripah Loh Jinawi,” tutur Bupati Bantul.
Dalam amanatnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan pentingnya introspeksi jalannya pemerintahan di tengah dinamisnya perubahan zaman. Mengutip filsafat Jawa dari Serat Wedhatama dan Serat Wulangreh, Sultan mengingatkan warga Bantul agar memiliki tiga pilar kehidupan: keberanian, harta (kemandirian ekonomi), dan kecerdasan.
“Masyarakat yang sehat tidak hanya fisik, tetapi juga matang kepribadiannya serta teguh memegang budaya Jawa di tengah arus modernisasi. Bagaikan ungkapan ‘giri lusi janma tan kena kina’ (cacing mendaki gunung), hendaknya kita tidak menyombongkan diri dan merendahkan orang lain,” tegas Sri Sultan HB X.
Sultan juga berpesan agar momentum ke-195 ini dijadikan pijakan menyempurnakan program kerja. “Visi Bupati harus segera diwujudkan melalui ekskusi program yang nyata dan pro-rakyat. Sesuai Serat Sastra Gending, mari kita ‘mengasah tajamnya budi, membersihkan noda bumi’ terus memperbaiki diri dan lingkungan,” tambah Gubernur DIY seraya mengucapkan selamat hari jadi bagi seluruh warga Bantul. (Siti M)
Penrem072/Pamungkas






