SURABAYA, Nusantaraabadinews.com — Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam kembali digelar secara rutin setiap tahun oleh keluarga Junaedi, S.Sos, di kediamannya yang beralamat di Jalan Bumiarjo Nomor 28, RT 09/RW 05, Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.
Kegiatan keagamaan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ajang bagi keluarga dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama mengirimkan doa kepada keluarga yang telah meninggal dunia, baik almarhum maupun almarhumah.
Acara tahunan ini menjadi salah satu bentuk rasa cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antar anggota keluarga dan warga di lingkungan sekitar.
Dalam suasana penuh kekhidmatan, para jamaah mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib. Pembacaan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW menjadi bagian penting dalam acara tersebut. Lantunan shalawat dan doa menggema, menciptakan suasana religius yang penuh ketenangan.
Peringatan Maulid Nabi juga menjadi kesempatan untuk mengingat kembali perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW dalam menyampaikan ajaran Islam. Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang dikenal memiliki akhlak mulia, penuh kasih sayang, sabar, amanah, serta selalu mengajarkan umatnya untuk menjaga persaudaraan dan berbuat kebaikan.
Selain memperingati Maulid Nabi, keluarga Junaedi juga secara khusus menggelar doa bersama untuk para almarhum dan almarhumah dari keluarga. Doa tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus ikhtiar keluarga agar mereka yang telah mendahului mendapatkan ampunan dan rahmat dari Allah SWT.
Tradisi seperti ini dinilai memiliki makna yang mendalam. Di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari, keluarga masih berusaha menjaga kegiatan keagamaan dan silaturahmi agar tetap berjalan dari tahun ke tahun.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi family gathering dalam suasana religius. Tidak sekadar berkumpul, tetapi juga bersama-sama mengingat Allah SWT, membaca shalawat, berdoa, serta mengenang keluarga yang telah berpulang.
“Bagi keluarga Junaedi, S.Sos, pelaksanaan Maulid Nabi setiap tahun diharapkan dapat terus dipertahankan. Selain sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda agar tetap mengenal tradisi, menghormati orang tua, serta menjaga hubungan baik dengan keluarga dan lingkungan.
Suasana kebersamaan tampak menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari acara tersebut. Warga dan keluarga yang hadir mengikuti kegiatan dengan penuh kekeluargaan. Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi positive spirit yang terus dijaga dalam pelaksanaan acara tahunan tersebut.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, keluarga berharap keberkahan senantiasa diberikan kepada seluruh keluarga yang masih hidup, sementara mereka yang telah meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa memperingati kelahiran Rasulullah SAW bukan hanya tentang sebuah acara tahunan, melainkan bagaimana umat Islam dapat meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan tetap menjaga silaturahmi, memperbanyak shalawat, berbuat baik kepada sesama, serta mendoakan keluarga yang telah meninggal dunia, diharapkan nilai-nilai keislaman dan kebersamaan tetap tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Junaedi, S.Sos bersama keluarga berharap kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa bersama untuk almarhum-almarhumah keluarga tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun, menjadi tradisi yang membawa keberkahan sekaligus mempererat persaudaraan keluarga dan masyarakat di lingkungan Bumiarjo, Surabaya. (Abie)






