Nurses Without Borders UiTM International Summer Experience Camp 2026 Kenalkan Peserta pada Budaya dan Industri Lokal Malaysia

  • Whatsapp
IMG 20260914 WA0036

MALAYSIA, Nusantaraabadinews.com — Rangkaian kegiatan “Nurses Without Borders: UiTM International Summer Experience Camp 2026” terus memberikan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Pada Selasa, 8 September 2026, para peserta mengikuti agenda Educational Visit – Undergraduate dengan mengunjungi dua destinasi edukatif di Selangor, Malaysia, yakni Institut Kraf Negara (IKN) dan Beryl’s Chocolate Shop & Museum.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian program internasional yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperluas wawasan melalui pembelajaran berbasis pengalaman. Selain mendapatkan pengetahuan akademik, peserta juga diajak mengenal lebih dekat kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, serta perkembangan industri lokal yang menjadi bagian dari identitas Malaysia.

Kunjungan pertama dilakukan ke Institut Kraf Negara (IKN). Institusi ini memiliki fokus pada pelestarian, pengembangan, serta promosi berbagai kerajinan tradisional Malaysia. Kehadiran peserta di IKN menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat beragam produk kerajinan yang memiliki nilai budaya sekaligus nilai ekonomi.

Selama berada di IKN, peserta memperoleh wawasan mengenai berbagai bentuk kerajinan khas Malaysia, mulai dari batik, ukiran kayu, kerajinan logam, keramik hingga kerajinan berbahan rotan.

Beragam karya tersebut tidak hanya memperlihatkan kemampuan teknis para perajin, tetapi juga menggambarkan bagaimana warisan budaya dapat terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman. Peserta dapat melihat bahwa kerajinan tradisional memiliki ruang untuk terus berkembang apabila dipadukan dengan kreativitas, inovasi, serta pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan generasi masa kini.

Pengalaman tersebut memberikan pemahaman bahwa pelestarian budaya bukan sekadar mempertahankan bentuk-bentuk tradisional, tetapi juga bagaimana pengetahuan dan keterampilan yang diwariskan dari generasi sebelumnya dapat terus dikembangkan dan diperkenalkan kepada generasi mendatang.

Kegiatan di IKN sekaligus menjadi sarana pembelajaran lintas budaya bagi peserta. Dengan melihat secara langsung proses dan berbagai hasil kerajinan tradisional Malaysia, peserta mendapatkan perspektif baru mengenai hubungan antara budaya, kreativitas, pendidikan, dan pengembangan ekonomi masyarakat.

Setelah menyelesaikan kunjungan di Institut Kraf Negara, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Beryl’s Chocolate Shop & Museum yang berada di kawasan Seri Kembangan, Selangor.

Di destinasi kedua ini, peserta mengikuti museum tour yang memberikan pengalaman berbeda. Jika kunjungan sebelumnya membawa peserta lebih dekat dengan kekayaan budaya dan kerajinan tradisional, Beryl’s Chocolate Shop & Museum memberikan kesempatan untuk mengenal perkembangan industri cokelat secara lebih menyeluruh.

Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai sejarah dan asal-usul cokelat, perjalanan kakao dari sumbernya hingga menjadi bahan utama produk cokelat, serta berbagai tahapan penting dalam proses produksinya.

Peserta juga diperkenalkan pada proses pengolahan biji kakao hingga menjadi produk cokelat yang siap dikonsumsi. Penjelasan mengenai tahapan produksi tersebut memberikan gambaran bahwa sebuah produk yang terlihat sederhana ternyata melalui rangkaian proses yang panjang sebelum sampai kepada konsumen.

Selain mempelajari proses produksi, peserta juga berkesempatan melihat berbagai artefak yang berkaitan dengan sejarah dan perkembangan cokelat. Informasi yang disajikan dalam museum turut memberikan gambaran mengenai perjalanan industri cokelat dari masa ke masa.

Dalam kunjungan tersebut, peserta juga mengenal lebih dekat perkembangan Beryl’s sebagai salah satu merek cokelat yang berasal dari Malaysia. Kehadiran museum sekaligus menjadi media untuk memperkenalkan bagaimana sebuah produk lokal dapat dikembangkan menjadi bagian dari industri yang dikenal lebih luas.

Educational Visit ini memberikan pengalaman pembelajaran yang cukup beragam bagi peserta “Nurses Without Borders: UiTM International Summer Experience Camp 2026”. Dua lokasi yang dikunjungi menawarkan perspektif berbeda, namun memiliki benang merah yang sama, yakni bagaimana pengetahuan, kreativitas, budaya, dan inovasi dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai bagi masyarakat.

Kunjungan ke Institut Kraf Negara memperkenalkan peserta pada pentingnya menjaga warisan budaya melalui kerajinan tradisional, sedangkan kunjungan ke Beryl’s Chocolate Shop & Museum memberikan gambaran mengenai perjalanan sebuah komoditas hingga berkembang menjadi produk industri bernilai ekonomi.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta selama mengikuti program internasional di Malaysia. Interaksi langsung dengan berbagai lingkungan edukatif di luar kampus juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat pembelajaran dari perspektif yang lebih luas.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, “Nurses Without Borders: UiTM International Summer Experience Camp 2026” tidak hanya menjadi sarana pertukaran pengalaman akademik, tetapi juga membuka ruang bagi peserta untuk mengenal budaya, sejarah, kreativitas, dan potensi industri lokal Malaysia secara langsung.

Educational Visit pada 8 September 2026 pun menjadi bagian dari pengalaman berharga yang dapat memperkuat pemahaman peserta bahwa proses belajar dapat berlangsung di berbagai tempat dan melalui berbagai pengalaman. Dari warisan kerajinan tradisional hingga industri cokelat, peserta diajak melihat bagaimana identitas, pengetahuan, kreativitas, dan inovasi dapat berjalan beriringan dalam membangun nilai bagi generasi masa kini dan masa depan. (Abie)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *