Jamasan Pusaka Dan Pameran Bazar Di Desa Tugu kecamatan Sendang : Melestarikan Budaya Serta Menunjukkan Produk Unggulan

  • Whatsapp
Img 20240731 Wa0011

TULUNGAGUNG, Nusantaraabadinews.com Pemdes Tugu, Kecamatan Sendang, menggelar acara bazar produk unggulan dan jamasan pusaka, bertempat di Taman Lodji Tugu. Agenda ini dimeriahkan berbagai hiburan dan stand bazar produk unggulan desa pada minggu(28-07-2024)

Kades Tugu, Parlan SAP mengatakan, jamasan pusaka bertujuan untuk melestarikan budaya Jawa peninggalan leluhur terdahulu. Masyarakat Desa Tugu dan sekitar desa sangat mendukung dan antusias menyaksikan prosesi jamasan pusaka sehingga acara dapat berjalan dengan lancar sampai selesai. “Adanya jamasan pusaka ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan pentingnya akan sejarah serta adat istiadat pada kaum milenial, juga dapat mengangkat perekonomian masyarakat Desa Tugu lewat acara pameran bazar” ucap kades.

Img 20240731 Wa0010Jamasan pusaka Desa Tugu merupakan ritual tahunan yang digelar sejak 2016 hingga saat ini. Hadir dalam acara jamasan pusaka, Camat beserta staf perwakilan dinas pariwisata, DPMD, anggota dewan, BPD, LPM, tokoh agama, tokoh masyarakat, karang taruna, dan masyarakat sekitar.

Img 20240731 Wa0012Selain seni budaya jamasan pusaka, Desa Tugu yang berada di kawasan lereng Gunung Wilis memiliki potensi pertanian yang bisa diandalkan masyarakatnya. Sesuai data demografi Desa Tugu, desa ini memiliki empat wilayah administratif dusun. Yakni, Tugu, Soko, Sukorejo, dan Kalimati. Dalam bidang pertanian, tanaman padi dan jagung masih mendominasi di tengah masyarakat. Bertani menjadi mata pencarian kebanyakan masyarakat Desa Tugu.

Apalagi, wilayah Desa Tugu juga dilintasi aliran tiga sungai, yakni Sungai Babakan (utara), Sungai Bajal (tengah), dan Sungai Sumberbendo (selatan), yang sangat mendukung potensi pertanian desa. Tak hanya sektor pertanian, tetapi juga ada potensi anyaman bambu yang menjadi mata pencaharian masyarakat. Potensi bambu yang melimpah menjadi salah satu bahan dasar produk kerajinan bambu. (IKA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *