TULUNGAGUNG, Nusantaraabadinews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) menggelar Perkim Expo 2024 dan HUT RI ke-79 yang di adakan di GOR LEMBU PETENG, Tulungagung dibuka langsung oleh sekda Tulungagung Drs. TRI HARIADI, M.Si dalam rangka memperingati Hari Perumahan Nasional 2024 dan HUT RI ke- 79 dalam acara ini turut hadir juga ketua DPRD Tulungagung, perwakilan dari polres Tulungagung, kepala balai pelestarian kebudayaan wilayah XI, kepala sekolah SMK Negeri 3 Boyolangu, SMK 1 Pagerwojo, serta Forkompim dan masih banyak tamu lainnya yang turut hadir Kamis, 22 Agustus 2024.
Dalam acara ini kepala dinas PERKIM Anang Pratistianto ST. M.Si. juga menyampaikan laporan kinerja pembangunan rumah layak huni, serta berharap agar semua masyarakat bisa mendapatkan hunian yang layak. Dengan mengambil tema “ Kerja bersama Tuntaskan Backlog Rumah ”.
” HARPENAS ini di peringati sejak adanya program perumahan sehat yang di buka wapres RI pertama Drs. Mohammad Hatta, beliau juga menyampaikan bahwa cita – cita pemerintah adalah menyediakan kebutuhan rumah bagi rakyat karena ini merupakan kebutuhan yang mendasar bagi setiap mahkluk hidup. Oleh karena itu, agar dapat menuntaskan backlog rumah ini dinas PERKIM meminta keikutsertaan masyarakat dalam mengawal semua kegiatan dalam peningkatan hunian yang layak. ” ucap kepala Dinas PERKIM.
Perkim Expo ini di dukung oleh berberapa pengembang layak huni, mulai dari perbankan, UMKM, Dinas Kesehatan, Dinas sosial dan masih banyak lagi, hal ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan edukasi pada masyarakat umum maupun kaum muda – mudi tentang pentingnya hunian yang layak.
“Perkim Expo 2024 dengan tema ” KERJA BERSAMA TUNTASKAN BACKLOG RUMAH “, memang ada kendala dalam hal ini meliputi Harga tanah, legalitas tanah, juga akses masyarakat terhadap pembiayaan rumah layak huni. Oleh karena itu kesadaraan masyarakat sangat di perlukan juga kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengambang serta perbankan untuk menuntaskan backlog rumah layak. ” ucap bapak Sekda.
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah XI Jawa Timur Endah Budi Heryani, S.S., M.M., juga memberikan berberapa saran tentang model desain perumahan yang alangkah lebih baiknya tidak meninggalkan corak motif kearifan lokal.
” Di indonesia ini kita mempunyai banyak sekali warisan cagar budaya dari berberapa kerajaan masa silam, banyak pula model desain rumah yang hampir punah, oleh karena itu dengan adanya PERKIM EXPO di sini dengan di adakan lomba desain rumah alangkah baiknya jika kita tetap melestarikan cagar budaya, dengan membuat desain rumah yang modern tapi tidak meninggalkan corak motif kearifan lokal. ” ucapnya pada pembukaan perkim expo kamis malam ( 22/08/2024 ).
Terjadinya backlog ini juga di pengaruhi oleh bertambahnya
jumlah keluarga baru juga terus bertambah, juga jarak tempat kerja dengan rumah, serta rumah yang tersedia harganya tidak terjangkau oleh minat masyarakat menengah ke bawah, oleh karena itu pemerintah secara terus menerus melaksanakan berbagai kegiatan dan kebijakan.
Utamanya, bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan pengertian masyarakat yang mempunyai keterbatasan daya beli sehingga perlu mendapatkan dukungan pemerintah.
Selain itu, bagi warga yang kurang mampu, pemerintah berupaya untuk membantu dan memberikan kesempatan kepada investor untuk membantu menyediakan perumahan dengan harga yang dapat dijangkau.
Dalam acara ini juga ada pemberian bantuan sembako dari baznas kepada warga, ada juga pertunjukan tarian reog kendang, juga tari – tarian tradisional dari muda – mudi. Acara ini berjalan dengan meriah dan penuh makna untuk pembelajaran pada kaum muda dan masyarakat umum. (IKA)






