MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Perum BULOG Kantor Cabang Madiun menggelar penyaluran bantuan pangan dalam skala besar sebagai langkah strategis memperkuat jaring pengaman sosial di Kabupaten Madiun. Program ini menjadi respons konkret pemerintah dalam meredam dampak fluktuasi harga pangan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Data yang dihimpun menunjukkan, sebanyak 110.124 Penerima Bantuan Pangan (PBP) menjadi sasaran program. Total bantuan yang digelontorkan mencapai 2.202.480 kilogram beras dan 440.496 liter minyak goreng.
Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh alokasi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, sebagai upaya menjaga ketahanan pangan rumah tangga.
Wakil Pimpinan Cabang (Wapincab) BULOG Madiun, Willy Adi Purba, menegaskan bahwa distribusi bantuan ini merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat.

Saat meninjau langsung penyaluran di Desa Bajulan, Kamis (23/4/2026), ia menjelaskan bahwa di desa tersebut terdapat 525 PBP yang menerima total 10.500 kilogram beras dan 2.100 liter minyak goreng.
Sementara itu, untuk wilayah Kecamatan Saradan secara keseluruhan tercatat sebanyak 14.470 PBP menerima bantuan serupa.
Dalam keterangannya, Willy Adi Purba memberikan penegasan agar bantuan dimanfaatkan sesuai peruntukan.
“Pemerintah berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi rumah tangga di tengah isu kenaikan harga pangan global. Kami harapkan, bantuan ini untuk dikonsumsi, bukan untuk diperjualbelikan. Kami akan terus memantau agar penyaluran tepat sasaran dan tepat manfaat,” ujar Willy.
Program ini diharapkan menjadi bantalan ekonomi yang efektif bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Selain membantu daya beli warga, distribusi pangan ini juga berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan di tingkat daerah agar tetap terkendali.
Dengan langkah ini, pemerintah melalui BULOG menegaskan komitmennya dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah tekanan ekonomi global yang belum sepenuhnya mereda.(T14/M3RRY)






