SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Pemprov Jatim kembali akan menyelenggarakan OPOP (One Pesantren One Product) Expo 2024. Dalam rapat yang dipimpin oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa, di Ruang Arya Wiraraja, Dinas Koperasi dan UMKM Jatim, Senin (21/10/2024) persiapan penyelenggaraan OPOP Expo 2024 semakin dimatangkan.
Acara yang akan berlangsung pada 29 November hingga 1 Desember 2024 di Royal Plaza, Surabaya, ini menjadi OPOP Expo ke-6 yang diselenggarakan, dengan tujuan utama memberdayakan ekonomi pondok pesantren di Jawa Timur.
Rapat yang dihadiri oleh Sekretaris Jenderal OPOP Jatim, Gus Ghofirin, serta perwakilan dari berbagai dinas terkait seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Peternakan, Dinas Perkebunan, dan DPMPTST Jatim, membahas secara rinci persiapan teknis dan agenda kegiatan Expo.
Beberapa kegiatan yang akan digelar dalam OPOP Expo 2024 antara lain lomba Pildacil, lomba mewarnai, lomba Al Banjari, dan lomba fashion show muslim anak. Selain itu, akan ada pelatihan digital marketing yang diadakan untuk meningkatkan kemampuan pemasaran produk pesantren, serta forum bisnis yang melibatkan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Expo ini juga akan menampilkan 35 booth yang menyajikan produk-produk unggulan dari pondok pesantren, santri, dan alumni. Produk-produk tersebut diharapkan dapat menjadi ikon pemberdayaan ekonomi pesantren, yang sekaligus menjadi ajang promosi produk-produk lokal kepada masyarakat luas.
Kegiatan OPOP Expo 2024 bertujuan untuk:
1. Memberdayakan pondok pesantren melalui pengembangan ekonomi.
2. Menampilkan produk terbaik dari pondok pesantren, santri, dan alumni.
3. Mendorong keterlibatan aktif komunitas pesantren dalam perekonomian regional.
Dengan dukungan penuh dari berbagai instansi, OPOP Expo 2024 diharapkan menjadi salah satu pameran terbesar yang mempromosikan potensi pesantren dan santri di Jawa Timur, serta semakin memperkokoh peran pesantren dalam pembangunan ekonomi daerah. (jal/hjr)
Dinas KOMINFO JATIM






