SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Aksi kejahatan berdarah kembali terjadi di Surabaya. Seorang pemuda berinisial BS (26) dibekuk polisi tak sampai 24 jam setelah membacok hingga tewas korban berinisial S (24), warga Bulak Banteng Madya. Insiden maut ini terjadi di belakang Masjid Sirotol Mustakim, Jalan Kedinding Lor, Surabaya, Senin (19/5) lalu.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat begitu menerima laporan peristiwa tragis tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi, dan rekaman CCTV masjid, identitas pelaku berhasil terungkap. Polisi kemudian melacak pelaku hingga ke Sampang, Madura.
“Iya sudah kami tangkap. Kami amankan di Sampang, Madura, sebelum 1×24 jam,” ujar Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, saat dikonfirmasi, Selasa (20/5).

Kejadian yang merenggut nyawa S tersebut sempat terekam jelas kamera pengawas masjid. Dalam video yang beredar, terlihat korban dan pelaku sempat terlibat aksi kejar-kejaran sebelum akhirnya insiden pembacokan terjadi.
Korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Meski pelaku telah diamankan, motif pembacokan sadis ini belum diungkap secara jelas oleh pihak kepolisian. Proses penyidikan terhadap pelaku masih berlangsung intensif.
“Saat ini terduga pelaku sedang kami lakukan penyidikan secara intensif. Segera akan kami sampaikan perkembangannya,” tambah Iptu Suroto.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi berlebihan mengenai insiden ini, mengingat proses hukum sedang berjalan.(**)






