SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Komitmen untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik terus dibuktikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur. Dalam peringatan Satu Dekade Pembangunan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan Reformasi Birokrasi Tahun 2024, Dinas Kominfo Jatim dinobatkan sebagai Juara 1 pada ajang penghargaan Reformasi Birokrasi tingkat Provinsi.
Capaian membanggakan ini diumumkan pada acara yang digelar di Surabaya, Rabu (21/5/2025), dan menjadi sorotan utama di tengah 50 OPD yang menerima penghargaan. Dinas Kominfo Jatim meraih nilai Reformasi Birokrasi (RB) sebesar 96,62, dengan predikat A dan kategori Memuaskan sebuah prestasi yang mencerminkan dedikasi tinggi terhadap prinsip keterbukaan, digitalisasi layanan, dan efisiensi tata kelola informasi publik.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, dan diterima oleh Sekretaris Dinas Kominfo Jatim, Suharlina Kusumawardani, yang mewakili Kepala Dinas.
Dalam sambutannya, Adhy Karyono menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata bahwa reformasi birokrasi bukan hanya sekadar wacana, tetapi telah menjadi budaya kerja di lingkungan Pemprov Jatim. “Transformasi birokrasi bisa berjalan beriringan dengan integritas dan kualitas pelayanan. Ini prestasi luar biasa dan semoga menjadi inspirasi bagi OPD lainnya,” ujar Adhy.
Tak hanya Dinas Kominfo, sebanyak 50 OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menerima penghargaan dalam kesempatan yang sama. Rinciannya, 34 OPD meraih predikat A (Memuaskan) dan 16 OPD lainnya meraih predikat BB (Sangat Baik). Ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kinerja birokrasi secara kolektif di lingkungan pemerintahan provinsi.
Suharlina Kusumawardani menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap seluruh tim Dinas Kominfo Jatim yang telah bekerja keras mewujudkan tata kelola informasi publik yang terbuka, partisipatif, dan berintegritas. “Ini adalah hasil kerja bersama. Kami akan terus menjaga momentum ini dengan meningkatkan inovasi, memperluas layanan digital publik, serta memperkuat budaya kerja yang akuntabel,” tuturnya.
Acara ini menjadi bagian penting dalam memperingati satu dekade pembangunan Zona Integritas yang diusung dengan tema “Membangun Integritas, Melayani Tanpa Batas”. Tema tersebut sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang menuntut pelayanan publik tidak hanya cepat dan efisien, tetapi juga bersih dari praktik-praktik menyimpang.
Kominfo Jatim selama ini dikenal sebagai salah satu OPD yang paling aktif dalam menerapkan sistem kerja digital, keterbukaan informasi, dan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pelayanan publik yang responsif. Melalui berbagai inovasi seperti penguatan kanal komunikasi digital pemerintah, literasi digital masyarakat, serta sistem pelaporan yang transparan, Kominfo Jatim menunjukkan bahwa reformasi birokrasi bukan hanya tentang regulasi, melainkan juga soal keberanian berinovasi.
Pencapaian ini mempertegas posisi Dinas Kominfo Jatim sebagai motor penggerak transformasi digital birokrasi, sekaligus menjadi role model dalam membangun zona integritas berbasis teknologi informasi di lingkungan pemerintahan.
“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang untuk terus mengembangkan pelayanan publik yang prima dan transparan. Kominfo Jatim siap menjadi bagian penting dari birokrasi yang melayani tanpa batas,” tutup Suharlina. (jal/s)
Dinas KOMINFO JATIM






