Aqiqah Anak Ketiga Bapak Ayub di Krembangan Surabaya, Habib Musthofa Jamal Al-Aydrus Hadir Beri Tausiah

  • Whatsapp
Img 20250726 Wa0000
Acara Aqiqah Muhammad Emran Manaf di Surabaya, Dihadiri Habib Musthofa Jamal Al-Aydrus

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com  – Jumat malam (25/7/2025), suasana hangat dan penuh nilai religius mewarnai kawasan Krembangan Bakti, Surabaya. Keluarga pasangan Bapak Ayub dan Ibu Risa Kurnia Sari menggelar acara aqiqah putra ketiga mereka, Muhammad Emran Manaf, yang lahir pada 24 Juni 2025 lalu. Acara dimulai selepas Isya sekitar pukul 19.30 WIB dan berlangsung khidmat serta penuh keakraban.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh agama dan masyarakat, termasuk Al Habib Musthofa Jamal Al-Aydrus, yang dikenal luas dengan dakwahnya yang menyejukkan dan sarat hikmah.

Bacaan Lainnya
Img 20250726 Wa0000
Acara Aqiqah Muhammad Emran Manaf di Surabaya, Dihadiri Habib Musthofa Jamal Al-Aydrus

Keluarga Bapak Ayub, yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan religius, menyambut para tamu dengan ramah. Rangkaian acara dimulai dengan sambutan oleh Ustaz Anwar yang menyampaikan tausiah tentang keutamaan aqiqah sebagai bentuk syukur atas karunia kelahiran anak dalam Islam. Ia mengingatkan bahwa aqiqah bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk ibadah sunnah yang sarat nilai spiritual dan sosial.

Dalam sesi utama, Habib Musthofa Jamal Al-Aydrus menyampaikan pesan mendalam seputar pentingnya mendidik anak dalam nilai-nilai Islam sejak dini. “Kelahiran seorang anak bukan hanya anugerah, melainkan amanah yang harus dijaga. Aqiqah ini menjadi wujud rasa syukur dan awal pendidikan ruhani,” ujar Habib Musthofa dalam tausiah yang disambut antusias jamaah.

Muhammad Emran Manaf adalah anak ketiga dari pasangan suami istri yang dikenal sebagai warga teladan. Dalam sesi wawancara singkat, Bapak Ayub mengungkapkan harapan besarnya.

“Kami mohon doa dari semua hadirin agar Emran menjadi anak yang berbakti, membawa kebaikan untuk agama, bangsa, dan keluarganya,” tutur Ayub dengan mata berkaca-kaca.

Acara berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan. Lantunan shalawat dan hadrah mengiringi malam penuh berkah itu, mengangkat suasana menjadi sakral namun tetap hangat. Para tamu disuguhi hidangan khas sebagai bentuk syukur dan penghormatan dari keluarga tuan rumah.

Warga sekitar menyambut dengan antusias dan turut mendoakan yang terbaik bagi bayi mungil tersebut. Aqiqah ini bukan hanya menjadi momen keluarga, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta menyegarkan nilai-nilai keislaman di lingkungan masyarakat Krembangan.

Dengan diselenggarakannya acara aqiqah ini, keluarga Bapak Ayub telah menunaikan salah satu sunnah Nabi Muhammad SAW. Momentum ini menjadi refleksi bahwa setiap kelahiran adalah titipan Ilahi yang menuntut tanggung jawab besar: mendidik, membimbing, dan mengarahkan anak dalam jalan kebaikan.(R1F)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *