Tragis di Sukodadi! Mayat Pria Terikat Ditemukan di Parit Jalan Nasional Lamongan–Babat

  • Whatsapp
Compress 20251024 185312 2977
Petugas kepolisian olah TKP penemuan mayat pria terikat di parit Jalan Nasional Lamongan–Babat, Selasa pagi (21/10/2025).

LAMONGAN, Nusantaraabadinews.com – Warga Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki di sebuah parit di utara Jalan Nasional Lamongan–Babat, Selasa (21/10/2025) pagi.

Kondisi korban yang ditemukan dalam keadaan tangan dan kaki terikat, serta penuh luka, menimbulkan dugaan kuat adanya unsur tindak pidana pembunuhan. Penemuan jasad itu terjadi sekitar pukul 08.25 WIB oleh warga yang melintas di sekitar lokasi.

Compress 20251024 185312 2977
Petugas kepolisian olah TKP penemuan mayat pria terikat di parit Jalan Nasional Lamongan–Babat, Selasa pagi (21/10/2025).

Saat ditemukan, tubuh korban dalam posisi meringkuk ke kanan dengan kepala tertutup kain berwarna kuning. Luka lebam tampak jelas di bagian mata kiri dan bibir atas, sementara darah kering terlihat di lengan kanan dan kiri korban.

Di sekitar lokasi, polisi menemukan sejumlah barang milik korban, antara lain sebuah topi, jaket parasut, sandal, gelang, alat musik ukulele, serta sebatang kayu balok panjang yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut. Tak jauh dari tempat kejadian, tepatnya di sisi selatan Jalan Nasional, petugas juga menemukan tas berwarna biru berisi makanan dan pakaian.

Kapolsek Sukodadi, Iptu Moch. Shokep, membenarkan penemuan mayat tersebut. Menurutnya, laporan pertama diterima dari warga sekitar pukul 08.25 WIB.

“Ini belum tahu, dibunuh atau meninggal sendiri, tapi kalau dilihat dari keadaan mayat, kelihatannya ada dugaan,” ujar Iptu Shokep saat ditemui di lokasi kejadian.

Hingga kini, jajaran kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti di sekitar lokasi. Jenazah korban telah dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD dr. Soegiri Lamongan untuk menjalani autopsi, guna memastikan penyebab kematian dan mengungkap identitas korban.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polsek Sukodadi atau Polres Lamongan.

Hingga berita ini ditulis, polisi belum dapat memastikan identitas korban. Dugaan sementara, korban bukan warga setempat karena tidak ada laporan kehilangan dari Desa Surabayan. Kasus ini kini dalam penanganan intensif Unit Reskrim Polsek Sukodadi dibantu Satreskrim Polres Lamongan.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *