Kompresor Meledak di Desa Siraman, Kesamben, Blitar, Satu Orang Meninggal

  • Whatsapp
Screenshot 20251107 001042 Chrome

Blitar, Nusantaraabadinews.com Pada Kamis, 6 November 2025, sekitar pukul 08.15 WIB, sebuah ledakan kompresor menewaskan seorang pria berusia 48 tahun di rumahnya, Dusun Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Korban, S (48), warga setempat yang sehari‑hari bekerja sebagai tukang tambal ban, sedang mengisi kompresor dengan mesin diesel ketika ledakan terjadi. Menurut saksi, SRI WAHYUNI, suara keras terdengar sekitar pukul 07.30 WIB, diikuti pecahnya kaca etalase rumah. Saat ia berlari keluar, ia menemukan korban tergeletak dengan kepala menghadap timur, darah mengalir dari luka di bagian belakang kepala.

Img 20251106 Wa0147Kronologi Singkat

– 07.30 WIB: Korban menyalakan mesin diesel untuk mengisi kompresor.
– 07.45 WIB: Suara ledakan keras terdengar; kaca etalase pecah.
– Saksi berteriak, menemukan korban dalam kondisi meninggal.

Kerusakan dan luka

– Tubuh korban terpental sekitar 6,8 m, mengalami luka kepala 7 cm, dada kiri 4 cm, tangan kiri 4 cm, kaki kanan 1 cm, serta dada kanan 9 cm.
– Kompresor (panjang 140 cm, diameter 75 cm) pecah, mesin diesel terpental 7,6 m ke arah utara.
– Kanopi depan rumah rusak akibat tekanan ledakan.

Img 20251106 Wa01460Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Ngudi Waluyo Wlingi. Tidak dilakukan otopsi; visum luar menegaskan kematian akibat luka berat. Keluarga menerima kejadian sebagai musibah kerja dan telah menandatangani surat pernyataan yang disaksikan kepala desa dan tokoh masyarakat.

Polsek Kesamben, Polres Blitar, masih menyelidiki penyebab pasti ledakan. “Kami akan menelusuri semua kemungkinan, termasuk kelalaian teknis atau faktor lain,” kata IPDA Putut Siswahyudi, Kasubsi PIDM SIHUMAS.

Berita ini masih berkembang; update selanjutnya akan disampaikan setelah penyelidikan selesai. (SUP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *